Lindungi Generasi Muda dari Jerat Vape, Bakorwil Malang Perkuat Pengawasan

  • Bagikan
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | MALANG — Kemudahan akses dan promosi vape atau rokok elektronik dinilai menjadi tantangan serius dalam melindungi anak dan generasi muda.

Bakorwil III Malang mendorong pengawasan diperkuat dan kolaborasi lintas sektor ditingkatkan agar anak-anak tidak menjadi sasaran pasar maupun korban perilaku adiktif.

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, menyampaikan hal tersebut saat Sosialisasi Surat Edaran Bersama Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, dan Kepala BNNP Jawa Timur tentang Pembatasan dan Pengawasan Produksi, Distribusi, Jual Beli, Promosi, Iklan, serta Penggunaan Vape/Rokok Elektronik di Kota Malang, Selasa (8/9/2026).

Asep menegaskan, perlindungan generasi muda bukan hanya persoalan penegakan aturan, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat penegak hukum, sekolah, keluarga, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Generasi muda merupakan aset sekaligus masa depan bangsa. Upaya menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika harus menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Ia meminta sosialisasi tersebut tidak berhenti pada pemahaman aturan, tetapi diterjemahkan menjadi pengawasan dan tindakan nyata di lapangan.

“Kita perlu memastikan anak-anak dan generasi muda tidak menjadi sasaran pasar maupun korban dari berbagai bentuk promosi, iklan, maupun kemudahan akses terhadap produk yang berpotensi memberikan dampak negatif,” ujarnya.

Menurut Asep, keluarga dan sekolah menjadi benteng pertama dalam memberikan edukasi dan pengawasan. Sementara pemerintah daerah, aparat, pelaku usaha, dan masyarakat harus memperkuat pengawasan sesuai kewenangannya.

“Pembatasan dan pengawasan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Bakorwil Malang menyatakan siap memperkuat koordinasi lintas sektor di wilayah kerjanya untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Asep berharap langkah tersebut mampu memperkuat pencegahan sekaligus memastikan generasi muda Jawa Timur tumbuh sehat, produktif, dan memiliki masa depan yang kuat. (cha/tem)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *