MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG — Suasana Universitas Brawijaya (UB) Malang mendadak geger, Kamis (10/9/2026) pagi. Seorang mahasiswa berinisial RR terjatuh dari lantai 6 Gedung A Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) UB.
Peristiwa tersebut langsung mendapat perhatian pihak kampus dan kepolisian. Hingga kini, polisi masih mendalami bagaimana rangkaian kejadian hingga RR berada di lantai 6 sebelum akhirnya terjatuh.
Ketua Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) FBiPK UB, Dwi Retnoningsih, membenarkan adanya mahasiswa yang terjatuh dari gedung tersebut.
“Benar, anak FK angkatan 2025 lompat melalui jendela, sekarang sedang ditangani oleh pihak kepolisian,” kata Dwi saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2026).
Informasi di lokasi menyebut RR sempat berada di atas kanopi yang berada tepat di bawah jendela lantai 6. Sebuah rekaman video berdurasi sekitar 24 detik juga beredar dan memperlihatkan situasi sesaat sebelum mahasiswa tersebut terjatuh.
Dalam rekaman itu, RR tampak mengenakan kemeja putih bermotif kotak-kotak krem dan celana abu-abu. Ia terlihat berdiri beberapa saat di atas kanopi sebelum kemudian mengambil ancang-ancang dan terjatuh ke bawah.
Tubuh RR dilaporkan sempat membentur sepeda motor yang terparkir sebelum akhirnya jatuh ke area paving.
Mahasiswa yang berada di sekitar lokasi kemudian melakukan evakuasi. RR selanjutnya mendapat penanganan medis. Informasi sementara menyebut terdapat dugaan cedera pada bagian tangan dan kaki.
Namun, informasi mengenai identitas fakultas RR masih berbeda. ULTKSP FBiPK menyebut RR merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) angkatan 2025.
Sementara sejumlah mahasiswa di lokasi menyebut korban merupakan mahasiswa Agro dari FBiPK.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan UB, Dr. Setiawan Noerdajasakti, juga turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi tempat kejadian.
“Saya lihat ke sini,” ujar Setiawan.
Saat ditanya mengenai langkah kampus setelah kejadian tersebut, Setiawan mengatakan pihaknya masih akan melakukan koordinasi.
“Belum, masih mau koordinasi lagi,” katanya.
Sementara itu, Staf Humas FK UB, Dame Marpaung, belum memberikan keterangan rinci terkait peristiwa tersebut. Pihak UB disebut akan menyampaikan informasi resmi melalui konferensi pers.
“Terkait kejadian yang ada di UB hari ini nanti akan ada press conference dari UB, mohon ditunggu nggih untuk informasi waktu dan tempatnya,” kata Dame.
Polisi kini masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan identitas RR, kronologi kejadian, kondisi korban, serta faktor yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Dugaan bahwa kejadian itu merupakan upaya bunuh diri juga belum dapat dipastikan. Polisi dan pihak kampus masih mengumpulkan keterangan serta bukti untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di lantai 6 Gedung A FBiPK UB pagi itu. (red)















