Sri Mulyana Bawa Semangat Baru, Jadi Satu-satunya Peserta Perempuan di Turnamen ORADO Kota Malang #2

  • Bagikan
Sri Mulyana, anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Golkar Satu-satunya perempuan yang ikut dalam Mini Turnamen ORADO Kota Malang #2
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG — Meja domino yang biasanya didominasi kaum laki-laki, Rabu (2/9/2026), mendapat warna berbeda. Di tengah Gathering & Mini Turnamen ORADO Kota Malang #2 yang digelar di Gedung DPRD Kota Malang.

Sri Mulyana, anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Golkar, menjadi satu-satunya peserta perempuan yang turun langsung ke meja pertandingan.

Bagi Sri Mulyana, kehadirannya bukan sekadar untuk meramaikan turnamen. Ia sengaja mengambil posisi sebagai pemain untuk menyampaikan pesan sederhana namun tegas. Perempuan juga memiliki ruang yang sama dalam olahraga domino.

“Saya ingin memberikan edukasi kepada kaum perempuan bahwa domino ini bukan hanya permainan untuk laki-laki. Perempuan juga bisa ikut bermain, belajar strateginya dan berprestasi,” ujar Sri.

Sri Mulyana bukan pemain dadakan. Ia mengaku cukup aktif berlatih, baik di kediamannya maupun melalui agenda bermain bersama rekan-rekannya di lingkungan Kantor Golkar Kota Malang.

Menurutnya, domino yang saat ini lebih dikenal dengan olahraga ORADO ini dimainkan dalam wadah olahraga memiliki sisi edukatif yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Permainan tersebut menuntut konsentrasi, kemampuan membaca situasi, menyusun strategi hingga mengambil keputusan secara cepat.

“Kalau kita bermain domino, ada strategi, ada konsentrasi dan bagaimana membaca permainan. Jadi ini bukan sekadar duduk dan bermain, tetapi ada olahraga otak dan ketangkasan di dalamnya,” jelasnya.

Dalam mini turnamen tersebut, ia menghadapi peserta lainnya dalam suasana kompetitif. Setiap kartu yang dibuka diperhitungkan, setiap langkah membutuhkan strategi. Sri Mulyana pun berhasil melewati fase penyisihan dan melangkah ke babak berikutnya.

Meski belum mampu menembus partai final, pencapaian tersebut justru menjadi pesan tersendiri. Kehadiran satu-satunya peserta perempuan itu menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam olahraga domino bukan sekadar wacana.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Kedungkandang, Sri bahkan mengaku telah mengenalkan permainan domino kepada sejumlah konstituennya.

Ia ingin masyarakat memahami bahwa domino dalam wadah ORADO bukan sekadar permainan rekreatif, tetapi telah berkembang dengan aturan dan sistem pertandingan yang jelas.

“Saya juga sudah mengenalkan domino kepada konstituen saya di Kedungkandang. Harapannya masyarakat semakin memahami bahwa sekarang domino sudah berkembang menjadi olahraga yang memiliki aturan dan pembinaan,” katanya.

Bagi Sri Mulyana, hasil pertandingan bukanlah tujuan utama. Yang ingin dibangun adalah keberanian perempuan untuk masuk ke ruang yang selama ini dianggap sebagai arena laki-laki.

Ia berharap perempuan tidak berhenti sebagai penonton atau pendukung kegiatan. Lebih jauh, perempuan harus berani bermain, berlatih dan jika memiliki kemampuan, berkembang menjadi atlet.

“Jangan sampai perempuan hanya melihat. Saya berharap perempuan juga berani ikut bermain, berlatih dan kalau memang punya kemampuan bisa menjadi atlet domino,” tegasnya.

Dukungan Sri terhadap perkembangan olahraga domino juga tidak berhenti pada keikutsertaannya di ORADO Kota Malang #2.

Ia mengungkapkan, DPD Partai Golkar Kota Malang dalam waktu dekat berencana menggelar turnamen ORADO secara internal dengan melibatkan pengurus, kader maupun anggota.

Menurutnya, turnamen tersebut dapat menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah untuk mengenalkan olahraga domino secara lebih luas dan menemukan pemain-pemain potensial.

“Di Golkar Kota Malang sendiri rencananya akan ada turnamen internal. Pengurus, kader dan anggota akan dilibatkan. Ini juga menjadi bagian dari upaya kita mengenalkan olahraga domino secara lebih luas,” ujarnya.

Sri Mulyana menilai semakin banyak ruang latihan dan pertandingan, semakin terbuka pula peluang munculnya pemain-pemain baru. Bukan hanya laki-laki, tetapi juga perempuan.

Suasana ORADO Kota Malang #2 sendiri dinilai Sri mampu memadukan kompetisi dan silaturahmi. Peserta tetap serius mengejar kemenangan, namun atmosfer kekeluargaan tetap terjaga.

“Suasananya menyenangkan. Ada seriusnya karena pertandingan, tetapi tetap terasa kekeluargaannya. Kita bisa berkenalan, belajar aturan dan sekaligus bermain bersama,” tuturnya. (cha)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *