MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG — Belum ada aroma kampanye. Pemilu 2029 pun masih tiga tahun lagi. Namun Partai Golkar Jawa Timur memilih untuk tidak menunggu.
Dari Kota Malang, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Dr. H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si, mengirimkan pesan tegas: mesin organisasi harus mulai dipanaskan dan konsolidasi harus bergerak hingga ke akar rumput.
Pesan itu disampaikan Ali Mufthi saat melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang, Minggu (30/8/2026), setelah sebelumnya menghadiri agenda Rakerda di DPD Partai Golkar Kabupaten Malang.
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi antarstruktur. Di balik suasana santai dan penuh keakraban, ada agenda besar yang sedang dibangun Golkar Jawa Timur, yakni memastikan kekuatan organisasi tetap hidup, bergerak dan siap menghadapi kontestasi politik 2029.
“Sejak tadi malam saya bersama teman-teman provinsi sudah berada di Malang. Setelah agenda di Kabupaten Malang, kami bersilaturahmi ke DPD Golkar Kota Malang untuk saling memberikan semangat, saling men-support dan mendukung apa yang telah maupun akan kita lakukan,” ujar Ali Mufthi.
Ali menegaskan, 2026 menjadi tahun konsolidasi bagi Partai Golkar. Penguatan struktur tidak boleh berhenti di level elite partai, melainkan harus menjangkau seluruh lini organisasi.
“Tahun 2026 adalah tahun konsolidasi partai. Mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan sampai tingkat desa dan kelurahan,” tegasnya.
Bagi Ali, konsolidasi bukan hanya soal rapat, pengarahan dan agenda formal. Golkar Jawa Timur mencoba membangun energi organisasi melalui pendekatan yang lebih cair dan dekat dengan kader.
Dalam kunjungan kerjanya di Malang, Ali dijadwalkan mengikuti sejumlah kegiatan, mulai dari podcast hingga kick-off Pahlil Mini Soccer.
“Di tengah konsolidasi itu kita membuat kegiatan yang fun. Mini soccer dan kegiatan-kegiatan lainnya menjadi bagian untuk membangun semangat kebersamaan,” katanya.
Namun di balik konsep yang santai tersebut, target politik Golkar tetap jelas. Ali menegaskan seluruh kegiatan organisasi harus bermuara pada peningkatan kinerja kader dan struktur hingga menghadapi Pemilu 2029.
“Kinerja ini akan terus kita kawal sampai ujung pemilu yang akan datang, tahun 2029. Kalau kinerja kita baik, insyaallah tidak akan mengecewakan para pimpinan yang telah memberikan amanah kepada kami,” ujarnya.
Optimisme itu juga mulai mengarah pada target politik Golkar di Kota Malang. Saat disinggung peluang meraih 10 kursi DPRD Kota Malang, Ali tidak menutup kemungkinan target tersebut bisa diwujudkan.
Baginya, target besar bukan sesuatu yang mustahil selama seluruh kader bekerja serius dan organisasi bergerak dalam satu irama.
“Kalau Allah berkenan, tidak ada yang susah. Tuhan akan men-support kita kalau kita sungguh-sungguh,” katanya.
Ali bahkan menunjukkan keyakinan tinggi terhadap masa depan Partai Golkar Jawa Timur. Geliat kader, aktivitas organisasi dan semangat kebersamaan yang tumbuh di berbagai daerah dinilainya menjadi modal penting menghadapi pertarungan politik mendatang.
“Kalau kita melihat semaraknya kita ber-Golkar di Jawa Timur, saya optimis 1.000 persen Golkar Jawa Timur akan menerima performance yang terbaik,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang Djoko Prihatin menyambut hangat kehadiran Ketua DPD Golkar Jawa Timur tersebut.
Menurutnya, kunjungan Ali Mufthi ke Kantor DPD Golkar Kota Malang berlangsung secara spontan setelah menyelesaikan agenda Rakerda di Kabupaten Malang.
Kebetulan, Golkar Kota Malang tengah menggelar Semarak Pesta Karya Golkar Kota Malang dalam rangka memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Alhamdulillah, setelah Rakerda Kabupaten Malang, beliau menginginkan untuk mampir ke DPD Golkar Kota Malang. Kebetulan kami juga sedang merayakan Semarak Pesta Karya Golkar Kota Malang,” ujar Djoko.
Kehadiran Ali Mufthi, kata Djoko, menjadi suntikan energi baru bagi kader Golkar Kota Malang. Bahkan, Ketua Golkar Jatim itu turut menikmati suasana kegiatan dan mengikuti senam bersama kader.
“Beliau menikmati, happy, dan support beliau tentu menjadi sebuah dukungan bagi kami, Golkar Kota Malang,” katanya.
Djoko menilai pesan yang dibawa Ali Mufthi cukup sederhana namun memiliki makna besar, membangun partai tidak harus selalu dengan wajah tegang dan suasana formal.
Semangat kebersamaan dan kegembiraan justru diyakini mampu memperkuat soliditas kader dalam mengejar target politik.
“Beliau mengukur dengan semangat fun. Kalau partai dijalankan dengan semangat dan fun, insyaallah target-target akan tercapai,” pungkas Djoko. (cha)















