Kepala Bakorwil Malang Pastikan Stabilitas Pasokan Energi Sebagai Fondasi Pertumbuhan Ekonomi di Malang Raya Aman.

  • Bagikan
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | MALANG – Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Malang Asep Kusdinar menegaskan bahwa kepastian pasokan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM), merupakan faktor utama dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi, distribusi logistik, dan mobilitas masyarakat di Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Asep Kusdinar usai mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kondisi pasokan dan distribusi BBM di SPBU Karanglo, Kabupaten Malang, Minggu (28/6/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan Biosolar dan jenis BBM lainnya dalam kondisi aman serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Jawa Timur memastikan pasokan Biosolar di wilayah Malang dalam kondisi aman. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga terus memperkuat koordinasi dengan Pertamina dan PLN untuk memastikan distribusi energi tetap lancar serta mampu mengantisipasi setiap potensi gangguan yang dapat memengaruhi pelayanan kepada masyarakat.

Turut mendampingi Gubernur Jawa Timur dalam kegiatan tersebut Bupati Malang HM. Sanusi, Plt. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur MHD. Aftabuddin Rijaluzzaman, jajaran PT Pertamina Patra Niaga, serta Kepala Bakorwil Malang Asep Kusdinar.

Menurut Asep, langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama PT Pertamina Patra Niaga dan PT PLN (Persero) menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan energi sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pasokan energi merupakan urat nadi pembangunan. Ketika distribusi BBM berjalan lancar, aktivitas transportasi, sektor industri, perdagangan, pertanian, hingga UMKM dapat bergerak secara optimal. Karena itu, koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Asep, Senin (29/6/2026).

Ia mengatakan, Bakorwil Malang memiliki peran strategis sebagai simpul koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, BUMN, dan berbagai pemangku kepentingan di wilayah kerja. Melalui koordinasi tersebut, setiap potensi kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara cepat.

“Kami terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak agar setiap persoalan yang berpotensi mengganggu pelayanan publik, termasuk distribusi energi, dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan terintegrasi. Stabilitas energi harus menjadi prioritas karena dampaknya sangat luas terhadap kehidupan masyarakat maupun perekonomian daerah,” katanya.

Asep mengapresiasi langkah Pertamina yang telah menambah pasokan Biosolar, Pertalite, dan BBM lainnya guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk respons cepat yang perlu terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah dan badan usaha.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pertamina yang bergerak cepat menambah pasokan. Sinergi seperti ini menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan roda ekonomi tetap9 berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa Bakorwil Malang akan terus mendukung langkah-langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga ketahanan energi di wilayah Malang Raya dan kawasan selatan Jawa Timur, termasuk melalui penguatan koordinasi lintas daerah apabila diperlukan.

“Ketahanan energi bukan hanya tentang ketersediaan BBM, tetapi juga tentang menjaga stabilitas ekonomi daerah. Karena itu, Bakorwil Malang siap menjadi penghubung koordinasi agar kebijakan pemerintah dapat diimplementasikan secara efektif hingga ke daerah,” pungkasnya. (tem)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *