MALANGPOINT.COM | BANYUWANGI — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD Muhammadiyah 19 Rogojampi Banyuwangi. Ahmad Radita Dimas Shaka, siswa Kelas 3 Luna, sukses meraih Juara 1 Kelas H Putra tingkat SD/MI se-Kabupaten Banyuwangi dalam ajang Kejurkab Pencak Silat 2026.
Keberhasilan Shaka bukan hanya tentang sebuah medali juara. Di balik pencapaian tersebut, ada proses pembinaan yang terus dilakukan sekolah dalam memberikan ruang kepada siswa untuk menemukan, mengembangkan, dan mengasah bakat yang dimilikinya.
Dalam kejuaraan yang digelar pada 27–30 Agustus 2026 di Gedung Aula Muhammad Cheng Ho, Banyuwangi, Shaka tampil penuh semangat dan percaya diri. Ia mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil menjadi yang terbaik di kelasnya.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan sejak usia dini dapat menjadi fondasi penting dalam melahirkan generasi berprestasi. Sekolah tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pengembangan potensi siswa di bidang olahraga dan bakat lainnya.
SD Muhammadiyah 19 Rogojampi terus mendorong siswa agar berani mencoba, berlatih, berkompetisi, dan mengembangkan kemampuan sesuai minatnya.
Dalam proses tersebut, sekolah berperan memberikan dukungan dan motivasi agar potensi yang dimiliki siswa tidak berhenti sebagai bakat, tetapi dapat berkembang menjadi prestasi.
Bagi Shaka, gelar Juara 1 Kejurkab Pencak Silat 2026 menjadi buah dari proses latihan, kedisiplinan, kerja keras, serta dukungan berbagai pihak.
Bagi sekolah, capaian tersebut menjadi salah satu bukti nyata bahwa pembinaan potensi siswa yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan prestasi di tingkat kabupaten.
Pihak SD Muhammadiyah 19 Rogojampi menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas perjuangan Shaka. Sekolah berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi Shaka untuk terus berkembang sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa lainnya.
“Prestasi ini bukan akhir, tetapi bagian dari proses pembinaan. Kami ingin setiap anak memiliki kesempatan untuk menemukan potensinya, mendapatkan pendampingan, kemudian berani menunjukkan kemampuan terbaiknya,” demikian semangat pembinaan yang terus dikembangkan sekolah.
Setelah menaklukkan persaingan di tingkat Kabupaten Banyuwangi, Shaka kini memiliki target berikutnya. Road to POPDA Jatim 2026 dan Gubernur Cup Jatim 2026 menjadi tantangan yang siap dihadapi dalam perjalanan prestasinya.
Keberhasilan Shaka sekaligus memperkuat komitmen SD Muhammadiyah 19 Rogojampi untuk terus membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga memberi ruang bagi tumbuhnya bakat, karakter, keberanian, kedisiplinan, dan sportivitas.
Dari ruang pembinaan sekolah, Shaka melangkah ke arena pertandingan. Dari latihan dan proses yang panjang, ia akhirnya berdiri di podium tertinggi.
Satu juara telah lahir. Dan pembinaan untuk melahirkan lebih banyak juara akan terus berjalan.
Selamat Ahmad Radita Dimas Shaka. Terus berlatih, tetap rendah hati, junjung sportivitas, dan terus harumkan nama SD Muhammadiyah 19 Rogojampi serta Kabupaten Banyuwangi! (cha/dd)















