Dapur Gizi RSSA Malang Terbakar, Pasien Anak Dievakuasi, Kerugian Capai Rp900 Juta

  • Bagikan
Kebakaran melanda Dapur Gizi RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Kebakaran melanda Dapur Gizi RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 14.50 WIB. Kepulan asap sempat menyelimuti kawasan rumah sakit dan berdampak pada dua ruang rawat inap.

Humas RSSA, Syamaul, menyampaikan rilis resmi bahwa api pertama kali terdeteksi di area Dapur Gizi. Sistem tanggap darurat rumah sakit langsung diaktifkan dengan status Code Red.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh pasien dalam kondisi aman,” ujar Syamaul.

Sebanyak tujuh unit mobil Pemadam Kebakaran Kota Malang dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dikendalikan sekitar 50 menit kemudian, tepatnya pukul 15.40 WIB.

Meski titik kebakaran berada di Dapur Gizi, asap sempat masuk ke Ruang Rawat Inap Khusus Anak dan Ruang Rawat Inap Khusus Ibu/Wanita.

Pasien anak kemudian dipindahkan ke ruangan yang lebih aman, sedangkan pasien di ruang Ibu/Wanita telah kembali ke ruang perawatan semula sekitar pukul 16.00 WIB.

Syamaul mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi. Namun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di bagian atap Dapur Gizi.

Area yang terbakar diperkirakan mencapai 300 meter persegi, dengan kerugian materiil sementara ditaksir sekitar Rp900 juta.

Terbakarnya Dapur Gizi membuat RSSA menyiapkan skema pelayanan makanan melalui katering eksternal untuk sementara waktu.

Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan gizi pasien tetap terpenuhi sesuai standar pelayanan rumah sakit.

Syamaul menegaskan, kebakaran tidak mengganggu pelayanan medis RSSA.
“Pelayanan tetap berjalan baik dan normal,” tegasnya.

Manajemen RSSA juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama petugas pemadam kebakaran dan tim internal rumah sakit, yang bergerak cepat menangani insiden tersebut.

Hingga Rabu malam, kondisi RSSA kembali kondusif dan seluruh layanan rumah sakit berjalan seperti biasa. (cha/tem)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *