MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Main Hall Lantai 2 Malang Creative Center (MCC) berubah menjadi lautan warna, kreativitas dan semangat merah putih, Sabtu (29/8/2026).
Ratusan anak-anak Kota Malang menunjukkan bakat terbaiknya dalam Lomba Mewarnai bertajuk “Merdeka Negeriku, Air Aman untuk Kota Malang Mbois Berkelas” yang digelar Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini bahkan melampaui ekspektasi. Sekitar 500 anak mendaftarkan diri, namun setelah melalui proses seleksi sesuai ketentuan, sebanyak 112 peserta terpilih mengikuti lomba secara langsung di MCC.
Bukan sekadar lomba mewarnai, kegiatan ini menjadi cara kreatif Perumda Tugu Tirta menanamkan kesadaran tentang pentingnya air aman dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM, mengaku bangga melihat besarnya respons masyarakat.
“Antusiasme masyarakat sungguh luar biasa. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga edukatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Priyo, edukasi mengenai pentingnya menjaga air dan lingkungan tidak harus selalu disampaikan melalui pendekatan formal. Seni, kreativitas dan aktivitas yang menyenangkan justru dapat menjadi media efektif untuk menanamkan nilai positif kepada generasi muda.
Semangat itu pun terasa kuat sepanjang kegiatan. Anak-anak dengan penuh konsentrasi menuangkan warna demi warna, sementara para orang tua memberikan dukungan dari sisi arena.
Nuansa kemerdekaan semakin kental dengan beragam kostum merah putih yang dikenakan para peserta.
Kreativitas terbaik tak hanya terlihat di atas kertas. Sejumlah peserta juga tampil dengan busana unik dalam perebutan Penghargaan Spesial Kostum Terbaik Nuansa Merah Putih.
Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, turut memberikan apresiasi atas kegiatan yang menjadi bagian dari semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.
Meski berhalangan hadir karena tengah menerima penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali dari Menteri Dalam Negeri, Wali Kota tetap memberikan perhatian terhadap inisiatif Perumda Tugu Tirta yang dinilai sejalan dengan semangat membangun Kota Malang sebagai kota kreatif, inklusif dan berwawasan lingkungan.
Kemeriahan acara juga semakin lengkap dengan penampilan Karawitan Arsa Raras SMP Negeri 5 Malang serta pertunjukan tari tradisional.
Alunan musik Nusantara berpadu dengan riuh tawa anak-anak, menciptakan suasana perayaan kemerdekaan yang penuh warna.
Tak hanya menjadi panggung bagi kreativitas generasi muda, kegiatan ini juga membuka ruang bagi pelaku UMKM Kota Malang.
Kehadiran berbagai stand UMKM membuat MCC semakin hidup dan menjadi ruang berkumpul bagi anak-anak, keluarga, komunitas hingga pelaku ekonomi lokal.
Dari 500 pendaftar hingga 112 peserta terpilih, Lomba Mewarnai Tugu Tirta membuktikan bahwa semangat kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara yang kreatif, edukatif dan penuh makna.
Di tangan anak-anak Mbois Kota Malang, warna bukan sekadar hiasan di atas kertas. Warna menjadi simbol harapan bagi masa depan kota yang lebih kreatif, peduli lingkungan, dan mampu menjaga air sebagai sumber kehidupan. (cha/dd)















