Sri Mulyana Dorong UMKM Naik Kelas, Golkar Kota Malang Siapkan Pendampingan hingga Bantuan Hukum

  • Bagikan
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Anggota Komisi B DPRD Kota Malang dari Fraksi Golkar, Sri Mulyana, memanfaatkan agenda reses untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan, melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan bertema “Pengembangan dan Pemasaran Produk UMKM di Kota Malang” tersebut digelar selama dua hari, Senin–Selasa (6–7 Juli 2026), di kediamannya di Jalan Martadinata I, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang. Sekitar 200 peserta yang didominasi kaum perempuan dan pelaku UMKM mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyana menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi keluarga sehingga perlu mendapatkan ruang, kesempatan, dan pendampingan untuk berkembang.

“Perempuan bukan hanya pelengkap. Mereka memiliki peran yang sama dalam pendidikan, politik, maupun ekonomi. Karena itu, perempuan harus memiliki kesempatan untuk mandiri,” ujarnya.

Menurut Sri Mulyana, tantangan terbesar yang dihadapi pelaku UMKM saat ini bukan lagi pada proses produksi, melainkan pemasaran produk. Karena itu, pihaknya terus mendorong berbagai bentuk pendampingan, mulai dari pelatihan, promosi, hingga perluasan akses pasar.

Ia menjelaskan, para peserta tidak hanya berasal dari pelaku usaha yang telah berjalan, tetapi juga masyarakat yang ingin memulai usaha. Pendampingan dilakukan melalui fasilitasi promosi di Malang Creative Center (MCC), media radio, hingga akses permodalan melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

“Harapan kami ekonomi keluarga semakin kuat. Jika ekonomi rumah tangga tumbuh, maka kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat,” katanya.

Reses tersebut turut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang sekaligus Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Djoko Prihatin, Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Kartika, serta jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kota Malang.

Pada kesempatan itu, Djoko memperkenalkan empat program unggulan DPD Partai Golkar Kota Malang, yakni Rumah Karya, Rumah Sehat, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), dan Mengakar (Mengaji Bareng Golkar).

Ia mengatakan, program-program tersebut dirancang sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat di bidang ekonomi, kesehatan, hukum, dan pembinaan spiritual.

Rumah Karya menjadi program andalan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan kewirausahaan, pemasaran digital, hingga pendampingan penjualan melalui platform e-commerce seperti TikTok Shop dan Shopee. Program ini juga menggandeng Kadin Malang, HIPMI, serta sejumlah mitra strategis guna memperluas akses pasar.

Sementara itu, Rumah Sehat menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan kegiatan donor darah yang dikoordinasikan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kota Malang.

Di bidang hukum, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan konsultasi dan pendampingan hukum gratis melalui LBH Golkar, mulai dari persoalan utang-piutang, pinjaman online, sengketa tanah, hingga perkara hukum lainnya.

“Kami ingin Partai Golkar hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Kantor DPD Golkar Kota Malang kami harapkan menjadi rumah kedua bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dan pendampingan,” ujar Djoko.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *