MALANGPOINT.COM | Ruas jalan Banjarsari–Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, yang beberapa waktu lalu menjadi sorotan dan viral di media sosial akibat kondisinya yang rusak, kini telah berubah drastis. Jalan tersebut selesai diperbaiki sehingga kembali mulus, lebih lebar, dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Perbaikan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai pemerintah daerah bergerak cepat merespons keluhan yang ramai disampaikan melalui berbagai platform media sosial.
Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, mengatakan perbaikan ruas Banjarsari–Ngadilangkung merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan demi mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian.
“Perbaikan ini merupakan bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas jalan agar aman, nyaman, dan mampu menunjang aktivitas warga maupun distribusi ekonomi di wilayah Kabupaten Malang,” ujar Khairul, Selasa (21/7/2026)
Pria yang akrab disapa Oong ini juga menegaskan, DPUBM akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jalan di berbagai wilayah serta memprioritaskan penanganan ruas-ruas yang membutuhkan perbaikan berdasarkan tingkat kerusakan, volume lalu lintas, dan kepentingan masyarakat.
“Kini, wajah baru ruas Banjarsari–Ngadilangkung tidak hanya menghadirkan permukaan jalan yang lebih halus, tetapi juga pelebaran badan jalan yang membuat arus kendaraan menjadi lebih lancar dan aman” jelasnya
Sejumlah warga mengaku puas atas hasil pekerjaan tersebut. Mereka berharap kualitas pembangunan jalan tetap dipertahankan dan pemeliharaan dilakukan secara berkala agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Keberhasilan penanganan ruas jalan yang sempat viral ini menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat dapat menjadi masukan penting bagi pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kebutuhan publik. (Cha)















