MALANGPOINT.COM | MALANG – Komitmen menjaga kelestarian kawanan monyet di kawasan Wisata Air Wendit, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, terus dilakukan oleh Teguh, warga RT 01 RW 06 Desa Mangliawan.
Sejak 2015, ia secara konsisten meluangkan waktu untuk memberi pakan kepada satwa yang telah lama menjadi ikon wisata tersebut.
Selama hampir sepuluh tahun, aktivitas itu dijalankan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan habitat monyet di Wendit.
Kini, pemberian pakan dilakukan setiap tiga hari sekali. Jadwal tersebut dipilih agar kegiatan berlangsung lebih tertib sekaligus mengurangi kerumunan pengunjung saat proses pemberian pakan.
“Awalnya hanya setiap Jumat, kemudian sempat dilakukan setiap hari. Sekarang kami atur menjadi tiga hari sekali supaya lebih teratur,” ujar Teguh.
Dalam setiap kegiatan, ia menyusuri empat titik yang menjadi lokasi utama kawanan monyet mencari makan, yakni area parkiran, Blok Buto, kolam besar, dan kawasan perahu.
Keempat lokasi tersebut selama ini dikenal sebagai habitat monyet yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.
Pemberian pakan biasanya dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Waktu tersebut dinilai paling ideal karena aktivitas pengunjung mulai berkurang sehingga proses pemberian pakan dapat berlangsung lebih aman tanpa mengganggu kenyamanan wisatawan.
Menurut Teguh, keberlangsungan kegiatan tersebut tidak hanya bergantung pada biaya pribadi. Sejumlah warga dan pengunjung yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian satwa turut memberikan bantuan berupa donasi untuk pembelian pakan.
“Alhamdulillah ada warga dan pengunjung yang mempercayakan donasinya kepada saya. Semua dana itu sepenuhnya digunakan untuk membeli pakan monyet, tidak untuk kepentingan pribadi,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Teguh berharap semakin banyak masyarakat yang ikut berperan dalam menjaga kelestarian monyet di Wisata Air Wendit.
Ia pun membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin berkontribusi melalui donasi, sehingga upaya pelestarian satwa dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan transparan.















