Absolute, Menyalakan Kembali Api Hard Rock Malang di Panggung Rock on Fire Part 3

  • Bagikan
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Di tengah derasnya arus musik modern, sekelompok musisi senior Kota Malang memilih tetap setia menjaga bara hard rock dan heavy metal agar tidak padam.

Semangat itulah yang melahirkan Absolute, sebuah band yang kini bersiap tampil dalam Rock on Fire Part 3 di HI5 Lounge Anang Karaoke, 19 Juli 2026, dengan membawakan tribute untuk legenda heavy metal dunia, Iron Maiden.

Bagi Absolute, panggung bukan sekadar tempat memainkan lagu. Lebih dari itu, setiap penampilan menjadi ruang untuk menghidupkan kembali atmosfer musik rock yang pernah menjadi denyut kuat skena musik Malang.

Band ini lahir dari gagasan Jaya “Burton”, yang menginginkan hadirnya sebuah kelompok musik dengan pengalaman matang sekaligus memiliki komitmen menjaga eksistensi rock di Kota Pendidikan tersebut.

Gagasan itu kemudian mendapat sambutan dari Koko Harik, sebelum akhirnya melibatkan Willy, musisi yang dikenal lewat Trilogy. Meski sempat memutuskan meninggalkan dunia musik, panggilan untuk kembali berdiri di atas panggung membuat Willy menerima ajakan tersebut.

Kehadirannya menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun karakter musikal Absolute.

Kekuatan band ini semakin lengkap dengan bergabungnya Oceb dan Pendik, dua nama yang telah lama dikenal di kalangan pecinta rock Malang melalui perjalanan mereka bersama Hocky Rocki dan The Binals.

Berbekal pengalaman panjang di berbagai panggung, para personel Absolute menghadirkan perpaduan teknik, karakter, dan chemistry yang terbentuk dari perjalanan bermusik selama bertahun-tahun.

Hard rock dan heavy metal menjadi identitas utama Absolute. Namun, band ini tidak menutup diri terhadap eksplorasi musikal. Sejumlah kolaborasi dengan musisi lintas generasi, seperti Asmadi, Amir dari MJ Project, hingga Oot dari Rooster, menjadi bukti bahwa mereka ingin terus berkembang tanpa meninggalkan akar musik yang menjadi ciri khasnya.

Sebelum melangkah ke panggung Rock on Fire Part 3, Absolute lebih dahulu memperkenalkan diri melalui penampilan di Silatuhtuockmi, sebuah pertunjukan yang menjadi titik awal perjalanan mereka. Dari panggung tersebut, mereka membangun kekompakan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih besar.

Kesempatan tampil dalam Rock on Fire Part 3 menjadi babak baru bagi Absolute. Membawakan karya-karya Iron Maiden bukan sekadar memainkan lagu-lagu populer, tetapi juga menghadirkan interpretasi yang tetap menghormati karakter musikal salah satu band heavy metal paling berpengaruh di dunia.

Dibutuhkan kemampuan teknis, ketelitian dalam aransemen, serta energi panggung yang kuat untuk menghadirkan pengalaman yang layak bagi para penggemar.

Penampilan Absolute juga akan diperkuat kolaborasi bersama Roy, vokalis Big Panzer Surabaya, yang dijadwalkan tampil dalam beberapa lagu. Kolaborasi lintas kota tersebut diproyeksikan menjadi salah satu sajian spesial yang menambah daya tarik Rock on Fire Part 3.

Pada konser nanti, Absolute akan diperkuat Willy sebagai vokalis, Pendik Roll dan Nanang Badboy di gitar, Jaya “Burton” pada bass, serta Oceb di posisi drum.

Formasi tersebut menjadi representasi pengalaman panjang para personelnya dalam menjaga kualitas pertunjukan sekaligus menghadirkan energi khas musik rock. Bagi Absolute, Rock on Fire Part 3 bukan sekadar agenda konser.

“Penampilan ini menjadi pernyataan bahwa hard rock dan heavy metal masih memiliki tempat di hati para penikmat musik Malang” kata Willy

Di tengah perubahan zaman, mereka ingin membuktikan bahwa api rock tidak pernah benar-benar padam—ia hanya menunggu musisi yang bersedia menjaganya tetap menyala.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *