MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kecamatan Blimbing Kota Malang sukses digelar, pada Minggu (3/5/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh ketua DPD Partai Golkar Kota Malang Djoko Prihatin merupakan rangkaian untuk memperkuat mesin di tingkat akar rumput.
Dalam Muscam perdana yang dilaksanakan di kantor DPD Partai Golkar tersebut akhirnya menghasilkan keputusan dengan menetapkan Nedy Zunaedi sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Blimbing secara aklamasi periode 2026-2031.
Pada tahap persidangan Muscam yang dipimpin oleh Rio Zanuar dengan agenda utama penyusunan kepengurusan baru sekaligus memperkuat arah gerak politik Partai Golkar di Kecamatan Blimbing.
Usai terpilih, Nedy Zunaedi langsung dilantik oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin dihadapan jajaran pengurus, kader.
D Djoko Prihatin memberikan arahan dan menekankan bahwa kepengurusan baru harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta menjaga kekompakan kader di seluruh tingkatan.
“Keberhasilan partai tidak hanya ditentukan oleh kekuatan struktur, tetapi juga oleh kemampuan kader untuk hadir dan bekerja nyata di tengah masyarakat” ucapnya.
Djoko mengungkapkan, dari semua tahapan yang telah dilaksanakan mulai Musda Kota Malang, yang selanjutnya melaksanakan muscam dari tingkatan kecamatan.
“Ada lima kecamatan yang kita siapkan untuk melaksanakan Muscam. Dan hari ini adalah yang pertama yaitu Muscam Blimbing” kata Djoko Prihatin
Ia menjelaskan, bahwa beberapa kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari anjangsana organisasi, lalu kemudian pramuscam, dan hari ini adalah muscam.
“Itu adalah rangkaian yang sudah kami laksanakan dan alhamdulillah hari ini Kecamatan Blimbing solid, kompak” ucapnya
Djoko Prihatin juga menegaskan musyawarah kecamatan Blimbing ini tidak ada dinamika yang luar biasa sehingga bisa langsung bekerja ke bawah dan membesarkan partai Golkar.
Disinggung terkait mekanisme Muscam, ia menjelaskan bahwa mekanismenya sesuai dengan ADART, ada penjaringan calon ketua, lalu kemudian verifikasi data, kemudian penetapan bakal calon ketua yang semuanya sudah dimulai dari proses satu minggu yang dilakukan oleh SC dan OC.
“Kita berharap organisasi partai ini benar-benar mencetak bukan besar di kota kepengurusan, tapi kita harus benar-benar membesarkan kepengurusan Golkar dan partai ini di level kecamatan” harapnya
“Sehingga strategi piramida ini terjadi, jangan dibalik piramidanya. Kalau besar di kota lalu kecil di kelurahan dan kecamatan kan percuma partai itu. Jadi partai itu harus menjadi piramida yang kuat, di atas itu nggak usah terlalu banyak, tapi di bawah itu bisa mengakar sampai level kelurahan, bahkan sampai level pokar yaitu RT dan RW” pungkas Djoko Prihatin.
Usai dilantik, ketua PK Blimbing Nedy Zunaedi mengatakan Partai Golkar kecamatan Blimbing akan mengadakan konsolidasi, dan menetapkan pengurus di tingkat kecamatan.
“Kita akan perkuat dulu struktur organisasi di tingkat kecamatan. Setelah terbentuk, kita mengadakan musyawarah kelurahan. Kita harus cepat sesuai target yang diinginkan oleh DPD di bulan Juni harus selesai” jelasnya (cha)















