MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Dinamika politik internal Partai Golkar Kota Malang mulai menunjukkan arah yang jelas menjelang Musyawarah Kecamatan (Muscam) di Kecamatan Blimbing.
Tahapan penjaringan bakal calon Ketua Kecamatan yang dibuka Kamis, 30 April 2026, langsung memunculkan satu nama kuat yang dipandang mendapat dukungan dominan dari kader di tingkat bawah.
Hanya satu jam setelah pendaftaran dibuka pukul 15.00 WIB, Nedy Zunaedi resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Kecamatan Blimbing. Berkas pencalonannya diterima langsung Ketua Steering Committee Eko Fajar Wahyu didampingi tim asistensi DPD Partai Golkar Kota Malang, Ari Prabowo.
Kemunculan calon tunggal hingga penutupan pendaftaran pada pukul 19.00 WIB dinilai bukan sekadar situasi administratif, tetapi cerminan menguatnya konsolidasi internal partai di wilayah Blimbing.
Dukungan terhadap Nedy disebut telah mencapai sekitar 90 persen dari pemilik suara sah.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menegaskan rangkaian Muscam yang digelar di sejumlah kecamatan merupakan fondasi penting untuk memperkuat organisasi hingga level paling bawah.
Menurutnya, forum tersebut bukan hanya agenda rutin partai, melainkan sarana membangun kekuatan politik dari kecamatan sampai kelurahan.
“Dengan berjalannya rangkaian musyawarah kecamatan ini, ini akan menjadi bentuk konsolidasi kekuatan kita di akar kecamatan sampai dengan kelurahan, dengan harapan suksesi Muscam ini menjadi suksesi Partai Golkar untuk kepengurusan kota,” ujar Djoko Prihatin.
Ia menyebut Muscam juga menjadi tolok ukur kesiapan kader dalam menghadapi transformasi partai ke depan. Karena itu, pelaksanaan Muscam Blimbing diharapkan menjadi pemicu energi baru bagi kecamatan lain di Kota Malang.
“Ini menjadi tolak ukur dan semangat kesiapan kader partai untuk transformasi partai ke depan. Harapannya, dengan berlangsungnya Muscam Blimbing ini, bisa menjadi pemicu energi baru bagi kecamatan-kecamatan lain,” lanjutnya.
Djoko juga memasang target politik bagi Golkar di Blimbing, yakni mempertahankan kursi yang sudah ada sekaligus menambah perolehan kursi pada pemilu mendatang melalui konsolidasi total hingga tingkat bawah.
“Semoga apa yang dicita-citakan dan divisikan bersama-sama dengan Kecamatan Blimbing terwujud, solid mempertahankan satu kursi dan menambah satu kursi lagi dengan adanya Musyawarah Kecamatan Blimbing dan konsolidasi secara total ke bawah,” tegasnya.
Ungkapan yang sama disampaikan Ketua SC Muscam PK Blimbing, Eko Fajar Wahyu, bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai mekanisme organisasi.
“Kami memastikan seluruh tahapan Muscam berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai aturan organisasi. Ini bagian dari komitmen kami menjaga marwah partai hingga tingkat kecamatan,” ujarnya.
Ia juga menilai munculnya calon tunggal bukan berarti minim dinamika internal.
“Kemunculan satu nama dengan dukungan mayoritas justru menunjukkan konsolidasi yang matang. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat kerja-kerja politik ke depan,” katanya















