MALANGPOINT.COM | MALANG – Wakil Bupati Malang, Drs. Didik Gatot Subroto, SH.MH memimpin Apel Pagi dan Pengarahan Pimpinan yang diikuti para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, tepatnya dari Halaman Pendopo Agung Malang, Senin (17/2/2025) pagi.
Di tengah negara yang akan melakukan efisiensi anggaran, Pak Didik, sapaan akrabnya berpesan agar para ASN tetap meningkatkan etos kerja, disiplin dan berdedikasi tinggi dengan memberdayakan atas kemampuan yang dimiliki.
Dalam kesempatan ini, Beliau turut mengucapkan rasa terima kasih kepada semuanya yang telah mendukung proses perjalanan pasangan Bupati Malang dan Wakil Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi dan Drs. Didik Gatot Subroto (SanDi) selama empat tahun memimpin pemerintahan di Kabupaten Malang.
”Hari ini saya memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, sekaligus saya berpamitan dan meminta maaf kepada seluruh ASN dan warga Kabupaten Malang. Apabila selama kepemimpinan bersama Bapak H. M. Sanusi masih banyak kekurangan dan terima kasih atas dukungan kepada saya dan Pak Bupati. Love you untuk semuanya,” ucap Didik didampingi Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah
Wabup juga secara tegas meminta agar seluruh ASN di lingkungan Pemkab Malang juga mendukung kepemimpinan pemerintahan Drs. H. M. Sanusi dan Lathifah Shohib untuk 5 tahun ke depan sebagai pasangan Bupati Malang dan Wakil Bupati Malang terpilih pada Pilkada 2024.
Harapannya, target program kerja yang tahun ini belum terselesaikan, kelak nanti bisa terselesaikan dengan ditambah target program baru pada Malang Makmur Berkelanjutan.
Hal tersebut tidak lain adalah untuk memberikan yang terbaik sebagai pelayanan masyarakat dan memberikan yang terbaik kepada Kabupaten Malang dan seluruh warga masyarakat Kabupaten Malang.
”Ada awalan dan ada akhiran. Perkenankan saya pada kesempatan pagi ini, saya menghaturkan ucapan terima kasih kepada saudara-saudara semuanya” ujarnya
Wabup mengaku, 4 tahun proses berjalan, tentunya secara pribadi banyak khilaf, maka kekhilafan selama memimpin panjenengan semua bersama-sama Bapak Sanusi bilamana ada tutur kata dan perbuatan saya yang kurang berkenan, ia menghaturkan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya. (*)















