MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG– Bukan pesta mewah yang menjadi tujuan. Bagi warga RT 03/RW 07, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, berkumpul, bercengkerama dan tertawa bersama justru menjadi cara sederhana untuk menjaga keakraban antarwarga.
Semangat itu kembali terasa dalam Malam Akrab yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ex Jazz Corner Cafe, Jalan Bogor, Minggu malam (6/9/2026).
Sejak awal, kegiatan ini memang dirancang sebagai ruang berkumpul warga. Bukan sekadar agenda peringatan kemerdekaan, melainkan bagian dari tradisi RT 03 yang secara rutin menggelar kegiatan kebersamaan.
Ketua RT 03/RW 07, Joko Martono, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk menikmati hiburan sekaligus mempererat hubungan dalam suasana yang santai dan kekeluargaan.
“Saya sangat senang melihat warga saya bisa menikmati hiburan. Meski kita adakan sederhana, tapi sangat memberikan kesan,” ujar Joko.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RW 07 Mujtahid, Ketua RT 01 dan RT 02, tokoh masyarakat, warga RT 03 serta masyarakat RW 07.
Yang membuat suasana semakin istimewa adalah penampilan ibu-ibu dari RT 01, RT 02 dan RT 03 yang membawakan sejumlah lagu bernuansa keroncong.
Alunan suara mereka berpadu dengan iringan kelompok musik keroncong Pandan Asri yang sengaja dihadirkan panitia RT 03. Musik keroncong pun menjadi pengikat suasana, membuat warga semakin larut dalam kebersamaan.
Tak sedikit warga yang ikut bernyanyi, bercengkerama hingga menikmati hidangan yang disiapkan panitia.
Ibu RT 03/RW 07, Dwiniarti Handayani, menegaskan bahwa kegiatan semacam ini bukan hal baru bagi warga RT 03.
Tradisi berkumpul tersebut memang sudah menjadi bagian dari kehidupan sosial warga dan digelar dalam berbagai momentum.
“Ini memang kegiatan rutin dari RT 03 yang selalu buat acara kumpul-kumpul seperti ini. Kadang momennya HUT RI, kadang juga saat halal bihalal dan kegiatan lainnya,” tuturnya.
Menurut Dwiniarti, nilai utama dari kegiatan tersebut bukan terletak pada seberapa besar acara digelar, tetapi bagaimana warga bisa bertemu, berkomunikasi dan membangun kedekatan satu sama lain.
“Dengan kegiatan seperti ini, warga bisa saling bertemu dan semakin dekat. Jadi bukan hanya hiburan, tetapi juga menjaga silaturahmi,” imbuhnya.
Usai penampilan keroncong, kemeriahan berlanjut melalui hiburan karaoke. Kelompok musik Pandan Asri kembali tampil mengiringi warga yang ingin bernyanyi bersama.
Malam pun berjalan dalam suasana hangat. Tidak ada jarak antara tokoh masyarakat dan warga. Semua larut dalam satu ruang kebersamaan.
Malam Akrab RT 03/RW 07 akhirnya menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan tidak selalu harus dirayakan dengan acara besar. Dari sebuah kegiatan sederhana, tumbuh ruang untuk memperkuat silaturahmi, gotong royong dan rasa memiliki terhadap lingkungan.
Sebab, bagi warga RT 03, kemerdekaan juga berarti bisa duduk bersama, tertawa bersama, dan menjaga kebersamaan agar tetap hidup dari waktu ke waktu. (cha/dd)















