Semarak Kemerdekaan di Mojosari, Ribuan Warga Hidupkan Tradisi Lewat Culture Carnival

  • Bagikan
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Malang, Ny. Sari Widiyanti Budiar hadiri Mojosari Culture Carnival
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | MALANG – Gemerlap lampu, iringan musik tradisional, serta deretan atraksi budaya mewarnai malam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen, Sabtu (6/9).

Ribuan warga memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan Mojosari Culture Carnival, sebuah perhelatan budaya yang menjelma menjadi ruang pertemuan tradisi, kreativitas, dan kebersamaan masyarakat.

Kirab budaya yang digelar Pemerintah Desa Mojosari ini berlangsung meriah dengan menampilkan beragam karya seni dan budaya lokal.

Antusiasme masyarakat begitu terasa, mulai dari peserta hingga warga yang memadati lokasi acara, menjadikan peringatan kemerdekaan tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat ikatan sosial dan identitas budaya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Malang, Ny. Sari Widiyanti Budiar, bersama jajaran Forkopimcam Kepanjen, Kepala Desa Mojosari, serta unsur masyarakat.

Sekda Kabupaten Malang memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Mojosari yang mampu mengemas peringatan kemerdekaan melalui pendekatan budaya.

Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki makna strategis karena menjadi sarana menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

“Peringatan kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga tentang bagaimana kita merawat persatuan, menjaga toleransi, dan melestarikan budaya yang menjadi identitas bangsa,” ujar Budiar.

Ia mengajak seluruh masyarakat Desa Mojosari untuk terus menjunjung tinggi nilai kerukunan dan kebersamaan. Semangat gotong royong yang tercermin dalam pelaksanaan kirab budaya, menurutnya, merupakan modal penting dalam membangun desa yang harmonis dan maju.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Desa Mojosari serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi. Semoga kegiatan ini semakin menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap budaya serta tanah air,” tambahnya.

Mojosari Culture Carnival menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Di tengah arus modernisasi, budaya tetap hadir sebagai perekat kebersamaan, sementara kemerdekaan dimaknai melalui persatuan, kreativitas, dan kecintaan terhadap warisan leluhur. (cha/tem)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *