Bersih Desa Bringin Jadi Momentum Persatuan, Bupati Malang Ingatkan Budaya Jangan Dijadikan Alat Perpecahan

  • Bagikan
Screenshot
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | Tradisi Bersih Desa Bringin, Kecamatan Wajak, tidak sekadar menjadi pesta rakyat yang dipenuhi hiburan. Di balik kemeriahan pentas Kendang Kempul Banyuwangi yang memadati halaman Kantor Desa Bringin, Minggu (13/7) malam,

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menyampaikan pesan tegas agar budaya tetap menjadi perekat persatuan, bukan justru dimanfaatkan untuk memecah belah masyarakat.

Puncak peringatan Bersih Desa Bringin dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang Dr. Tantri Bararoh, S.E., M.Ak., Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar, M.Si., Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Ketua DWP Kabupaten Malang, jajaran kepala perangkat daerah, Forkopimcam Wajak, serta Pemerintah Desa Bringin.

Dalam sambutannya, Bupati Malang menegaskan bahwa tradisi bersih desa merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus doa bersama agar masyarakat senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, rezeki yang melimpah, dan terhindar dari berbagai musibah.

“Semoga seluruh warga Desa Bringin diberikan kesehatan, umur panjang, rezeki yang berlimpah, serta dijauhkan dari segala musibah,” ujar Sanusi.

Menurutnya, tradisi selamatan desa yang diisi doa bersama, tumpengan, dan saling berbagi merupakan nilai budaya yang harus terus dipertahankan karena mengandung semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan.

Sanusi juga mengingatkan agar perbedaan pandangan tidak sampai merusak harmoni masyarakat. Ia menegaskan, budaya harus menjadi ruang pemersatu, bukan alat untuk mempertajam konflik.

“Jangan sampai kegiatan budaya dijadikan alasan untuk saling bertengkar. Budaya adalah kekuatan yang memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.

Bupati Malang turut memberikan apresiasi kepada para seniman dan pegiat budaya yang terus menjaga kelestarian kesenian daerah.

Menurutnya, keberadaan seni tradisional bukan hanya menghibur masyarakat, tetapi juga menjadi media efektif dalam merawat identitas budaya dan memperkuat kerukunan di tengah kehidupan sosial.

Di akhir sambutannya, Sanusi menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Wajak, khususnya warga Desa Bringin, yang selama ini mendukung berbagai program pembangunan Kabupaten Malang.

Ia memastikan pemerintah daerah akan terus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (cha)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *