MPLS SMAN 8 Malang Dihiasi Edukasi Hukum, Polisi Ajak Pelajar Lawan Korupsi dan Narkoba

  • Bagikan
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 8 Malang tahun ini tidak hanya berisi pengenalan tata tertib dan budaya sekolah. Ratusan siswa baru juga mendapatkan pembekalan langsung dari kepolisian mengenai pentingnya integritas serta ancaman serius penyalahgunaan narkoba.

Sebanyak 324 peserta MPLS mengikuti sesi edukasi yang disampaikan Wakapolsek Lowokwaru AKP Bagus Setioko Darmawan di SMAN 8 Malang, Jalan Veteran, Kecamatan Lowokwaru, Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Polisi Sambang Sekolah yang terus digalakkan Polresta Malang Kota di bawah arahan Kapolresta Kombes Pol Putu Kholis Aryana.

Dalam pemaparannya, AKP Bagus menilai sekolah menjadi tempat paling strategis untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran dan kepatuhan hukum sejak dini. Menurutnya, karakter yang kuat akan menjadi benteng utama bagi pelajar untuk menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan sosial.

“Anak-anak sekolah hari ini adalah calon pemimpin di masa depan. Karena itu mereka perlu dibekali bukan hanya ilmu pengetahuan, tetapi juga kesadaran moral dan hukum agar mampu mengambil keputusan yang benar,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa perilaku tidak jujur yang sering dianggap sepele dapat menjadi pintu masuk lahirnya praktik korupsi di kemudian hari. Kebiasaan seperti mencontek, memanipulasi data, atau mengambil hak orang lain harus dihentikan sejak awal karena bertentangan dengan nilai integritas.

Selain membahas antikorupsi, AKP Bagus juga menyoroti bahaya narkotika yang dinilai masih menjadi ancaman nyata bagi kalangan remaja. Ia mengingatkan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan pendidikan, hubungan keluarga, hingga mendorong seseorang terlibat tindak kriminal.

“Banyak generasi muda kehilangan masa depannya karena salah memilih pergaulan. Jangan pernah merasa penasaran untuk mencoba narkoba, karena satu langkah yang salah bisa membawa dampak panjang bagi hidup kalian,” tegasnya.

Kegiatan yang turut didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumbersari Aipda Endar itu berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan tentang bentuk-bentuk pelanggaran hukum, konsekuensi penyalahgunaan narkotika, hingga cara menjaga lingkungan sekolah tetap sehat dan aman.

AKP Bagus berharap para pelajar mampu menjadi contoh di lingkungan masing-masing dengan menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, dan keberanian menolak segala bentuk penyimpangan.

“Kami ingin lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter. Pelajar harus berani menjadi pelopor kejujuran dan pelopor hidup sehat tanpa narkoba,” pungkasnya.

Melalui pendekatan edukatif seperti ini, Polresta Malang Kota berupaya memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan untuk membentuk generasi muda yang sadar hukum, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *