Komitmen Pimpinan Jadi Kunci Reformasi Birokrasi, Pangdivif 2 Kostrad: Integritas Bermuara pada Kesejahteraan Prajurit

  • Bagikan
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | JAKARTA – Komitmen pimpinan dinilai menjadi faktor utama keberhasilan pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Hal tersebut ditegaskan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., saat menjadi narasumber pada kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Zona Integritas TNI AD Tahun 2026 yang diikuti para Kasdam, Irdam, dan Asisten Perencanaan Kotama jajaran TNI AD di Jakarta, 30 Juni 2026.

Dalam forum tersebut, Mayjen TNI Primadi memaparkan pengalaman Divif 2 Kostrad dalam membangun tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Divif 2 Kostrad sendiri telah meraih predikat WBK, disusul seluruh satuan kerja Brigade dan Resimen di jajarannya yang berhasil memperoleh predikat serupa secara bertahap sepanjang 2022 hingga 2025.

Bersama narasumber lainnya dari Kementerian PANRB dan Kapus RB TNI AD, Pangdivif menekankan bahwa keberhasilan Zona Integritas tidak hanya diukur dari capaian predikat, tetapi dari terbentuknya budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan.

“Predikat WBK bukanlah tujuan akhir. Yang lebih penting adalah membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan melayani. Jika pimpinan memiliki komitmen yang kuat, Reformasi Birokrasi akan tercapai, dan pada akhirnya kesejahteraan prajurit beserta keluarganya juga akan semakin meningkat. Itulah makna dari ‘Pimpinan OK, RB Tercapai, Keluarga Prajurit Sejahtera’,” tegas Mayjen TNI Primadi.

Ia menjelaskan, implementasi Reformasi Birokrasi telah memberikan dampak nyata bagi satuan, mulai dari meningkatnya kualitas tata kelola organisasi, terbukanya peluang peningkatan tunjangan kinerja, hingga dukungan pembangunan rumah dinas prajurit sebagai bentuk apresiasi dari komando atas kepada satuan yang berhasil membangun Zona Integritas.

Selain memperkuat tata kelola organisasi, Divif 2 Kostrad juga terus meningkatkan profesionalisme prajurit melalui penguatan kualitas latihan, kesiapsiagaan operasi, serta pengembangan berbagai inovasi teknologi guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan predikat WBK sekaligus memastikan kesiapan satuan dalam menjalankan Operasi Militer untuk Perang maupun Operasi Militer Selain Perang.

Sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menitikberatkan pada pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik, Divif 2 Kostrad berkomitmen menjadikan Reformasi Birokrasi sebagai budaya organisasi.

Melalui tata kelola yang semakin profesional dan akuntabel, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI terus meningkat, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan prajurit, keluarga, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *