Disdik Kota Malang: Keterbatasan Kuota SMP Negeri Akan Mendorong Peningkatan Siswa di Sekolah Swasta

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menilai sekolah swasta akan menjadi alternatif utama bagi lulusan sekolah dasar yang tidak tertampung di SMP negeri pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap sekolah negeri masih menjadi fenomena yang terjadi setiap tahun.

Padahal, menurutnya, kualitas layanan pendidikan yang diberikan sekolah swasta tidak berbeda jauh dengan sekolah negeri, bahkan sejumlah sekolah swasta telah menyediakan program pendidikan tanpa biaya bagi peserta didik.

“Orientasi masyarakat terhadap sekolah negeri masih cukup kuat. Karena itu, sebagian besar orang tua masih menunggu seluruh tahapan penerimaan di SMP negeri selesai sebelum mempertimbangkan sekolah swasta sebagai pilihan,” ujar Suwarjana, Rabu (24/6/2026)

Berdasarkan data Dinas Pendidikan, jumlah lulusan SD di Kota Malang tahun ini mencapai lebih dari 14 ribu siswa. Sementara daya tampung SMP negeri hanya sekitar 7.500 siswa.

Dengan kondisi tersebut, hampir separuh lulusan dipastikan harus melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta maupun madrasah.

Selain itu, keberadaan Madrasah Tsanawiyah (MTs) negeri yang hanya berjumlah dua lembaga dinilai belum mampu menampung kebutuhan lulusan secara keseluruhan.

Oleh sebab itu, sekolah swasta diproyeksikan menjadi penopang utama dalam menjamin keberlanjutan akses pendidikan bagi peserta didik yang tidak diterima di sekolah negeri.

Disdik Kota Malang optimistis keterisian sekolah swasta akan meningkat setelah seluruh proses seleksi di SMP negeri rampung. Pihaknya meyakini distribusi peserta didik akan berlangsung secara proporsional sesuai kapasitas satuan pendidikan yang tersedia.

Sementara pada jenjang sekolah dasar, masih terdapat sejumlah sekolah yang belum memenuhi kuota penerimaan, terutama yang berada di wilayah pinggiran kota.

Untuk mengoptimalkan daya tampung, pendaftaran tetap dibuka hingga kuota terpenuhi, termasuk bagi calon peserta didik dari luar Kota Malang yang memenuhi persyaratan administrasi dan batas usia.

Pemerintah Kota Malang menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh lulusan memperoleh akses pendidikan yang memadai, baik melalui sekolah negeri maupun swasta, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerataan layanan pendidikan di daerah. (Cha/DD)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *