BDK Malang dan HIPMI Siapkan Pejabat Kemenkeu Hadapi Purnabhakti, Wirausaha Jadi Bekal Memulai Babak Baru

  • Bagikan
HIPMI Kota Malang memperkuat kompetensi kewirausahaan para pejabat yang akan memasuki masa purnabhakti.
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | MALANG – Masa purnabhakti tak lagi diposisikan sebagai akhir pengabdian, melainkan gerbang menuju fase baru yang tetap produktif dan berdampak. Berangkat dari paradigma tersebut, Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BDK) Malang, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan RI, menggandeng BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Malang untuk memperkuat kompetensi kewirausahaan para pejabat yang akan memasuki masa purnabhakti.

Kolaborasi dalam Pelatihan Persiapan Purnabhakti Kelas Eksekutif Tahun Anggaran 2026 ini menjadi langkah strategis Kementerian Keuangan dalam menyiapkan aparatur sipil negara menghadapi transisi kehidupan setelah pensiun. Selain penguatan mental, kesehatan, dan perencanaan keuangan, peserta dibekali wawasan bisnis melalui pengalaman langsung dari para pelaku usaha.

Kepala BDK Malang, Iqbal Soenardi, mengatakan dunia usaha memiliki banyak praktik terbaik yang dapat menjadi inspirasi bagi para peserta dalam merancang aktivitas produktif setelah menyelesaikan masa pengabdian di pemerintahan.

“BDK Malang terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak agar peserta memperoleh wawasan yang lebih kontekstual dari praktik terbaik di lapangan. Kami berharap sinergi ini mampu memperkuat kesiapan peserta menghadapi purnabhakti sekaligus memperluas literasi keuangan dan memperkenalkan praktik terbaik Indonesia di tingkat internasional,” ujar Iqbal.

Untuk memberikan pengalaman nyata, peserta diajak mengunjungi sejumlah pelaku usaha yang dinilai berhasil membangun bisnis berkelanjutan. Salah satunya Vosco Coffee yang menampilkan pengembangan industri kopi nasional berbasis pengalaman pelanggan.

Rombongan juga melakukan kunjungan ke sentra industri Pondok Modern Kabupaten Malang bersama Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, guna melihat sinergi antara pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan kewirausahaan. Agenda dilanjutkan ke Grup J99 sebagai contoh perusahaan nasional yang sukses mengembangkan diversifikasi usaha.

Dalam sesi diskusi, Ketua BPC HIPMI Kota Malang, Hendi Suryo Leksono, mengajak peserta melihat peluang besar industri kopi Indonesia yang tidak hanya bertumpu pada produksi, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah di seluruh rantai bisnis.

Menurutnya, ekosistem kopi Indonesia mencakup budidaya, pemberdayaan petani, pengolahan pascapanen, roasting, distribusi, logistik, perdagangan, ekspor, hingga pengembangan merek dan pengalaman pelanggan.

“Nilai tambah terbesar industri kopi Indonesia lahir ketika seluruh ekosistemnya mampu berkembang. Di situlah terbuka peluang menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global,” kata Hendi, Rabu (29/7/2026)

Ia menegaskan, pengalaman, integritas, jejaring, dan kapasitas kepemimpinan yang dimiliki para pejabat merupakan modal besar untuk membangun usaha maupun berkontribusi di tengah masyarakat setelah memasuki masa purnabhakti.

“Purnabhakti bukan akhir perjalanan, melainkan awal babak baru. Dengan persiapan yang matang, seseorang tetap dapat berkarya, membangun usaha, membuka lapangan kerja, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Hendi juga mengapresiasi inisiatif BDK Malang yang menghadirkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam satu program.

Menurutnya, sinergi lintas sektor seperti ini menjadi model yang patut dikembangkan karena mampu memperkaya perspektif peserta sekaligus mendorong lahirnya generasi purnabhakti yang tetap produktif, mandiri, dan berdaya saing.

Melalui perpaduan pelatihan, diskusi bersama praktisi, serta observasi langsung ke berbagai model bisnis, BDK Malang dan HIPMI Kota Malang menunjukkan bahwa persiapan purnabhakti bukan sekadar mempersiapkan masa pensiun, tetapi membangun fondasi bagi lahirnya kontribusi baru bagi masyarakat dan perekonomian nasional. (Cha)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *