Asep Kusdinar Dorong Potensi Desa Jadi Motor Ketahanan Pangan Jawa Timur

  • Bagikan
Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | TULUNGAGUNG – Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, menegaskan potensi desa harus dikelola secara optimal untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan Jawa Timur.

“Desa memiliki potensi besar, mulai dari sektor pertanian, sumber daya alam, hingga kemampuan masyarakat mengelola sumber daya lokal. Potensi ini harus dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan,” tegas Asep saat menutup Workshop Pengembangan Kompetensi Sekretaris Desa se-Jawa Timur Angkatan IV Tahun 2026 di Tulungagung, Jumat (9/10/2026).

Asep juga menekankan pentingnya pengembangan kawasan melalui konsep Akselerasi Selatan-Selatan Jawa Timur. Menurutnya, keterhubungan antardaerah dan sinergi pemerintahan diperlukan agar potensi lokal mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan.

“Ketahanan pangan menjadi isu strategis yang harus kita perhatikan. Pertanian tidak bisa lagi hanya dipandang sebagai aktivitas tradisional, tetapi perlu dikembangkan melalui teknologi, inovasi, peningkatan produktivitas, dan nilai tambah komoditas,” ujarnya.

Ia menambahkan, perubahan global menunjukkan sektor pertanian dan penguasaan sumber daya menjadi semakin penting. Karena itu, desa perlu mampu membaca peluang, memetakan potensi, serta mengembangkan sektor unggulan sesuai karakteristik wilayahnya.

Asep turut menyoroti peran sekretaris desa dalam mendukung percepatan pembangunan. Menurutnya, aparatur desa tidak cukup hanya menjalankan urusan administratif, tetapi juga harus mampu mengelola data, mendukung perencanaan program, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Sekretaris desa memiliki peran strategis dalam memastikan tata kelola pemerintahan berjalan profesional dan akuntabel. Kompetensi yang diperoleh melalui workshop harus diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sebanyak 60 sekretaris desa dari Kabupaten Tulungagung, Malang, Kediri, Blitar, Trenggalek, Jombang, dan Kota Batu mengikuti workshop yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur tersebut.

Melalui penguatan kapasitas aparatur dan koordinasi lintas wilayah, Asep berharap desa mampu mengoptimalkan potensi ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (cha)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *