Api TPA Supit Urang Sulit Dipadamkan, Angin Kencang Picu Api Kembali Muncul

  • Bagikan
Kebakaran timbunan sampah di TPA Supit Urang, Kota Malang, belum padam
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Kebakaran timbunan sampah di TPA Supit Urang, Kota Malang, belum padam hingga Kamis (22/10/2026). Angin kencang dan api yang masih menyala di bagian dalam timbunan sampah menjadi kendala utama pemadaman.

Polresta Malang Kota turut mengerahkan mobil taktis Armoured Water Cannon (AWC) untuk membantu petugas.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meninjau langsung lokasi kebakaran. Ia menyebut api kerap muncul kembali meski timbunan telah dibasahi. Keterbatasan sarana, tekanan air yang menyebabkan selang pecah, serta posisi titik api turut menyulitkan petugas.

“Beberapa titik sudah dibasahi, tetapi karena angin akhirnya api tetap timbul lagi. Ini tentu menyulitkan karena terbatas sarana prasarananya,” ujar Wahyu.

Untuk memperkuat pemadaman, Polresta Malang Kota mengerahkan satu unit AWC berkapasitas sekitar 6.500 liter air dengan dukungan sekitar 30 personel gabungan Polres dan Polsek.

Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Rizki Julianda Putera Buna mengatakan, penyemprotan dimulai pukul 08.00 WIB.

Hingga pukul 10.15 WIB, kendaraan tersebut telah lima kali mengisi ulang air. Personel juga membantu pemadaman manual.

“Penyemprotan dilakukan dengan mendekatkan kendaraan ke titik asap atau sumber api yang bisa dijangkau. Penugasan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” jelas Rizki.

Sementara itu, Pemkot Malang berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk menjajaki kemungkinan teknologi modifikasi cuaca atau hujan buatan guna membantu pembasahan timbunan sampah.

Wahyu menegaskan, percepatan pemadaman menjadi prioritas karena asap kebakaran berpotensi mengganggu masyarakat di sekitar TPA maupun wilayah terdampak lainnya.

“Kami berharap kebakaran ini segera diselesaikan sehingga tidak berdampak kepada masyarakat,” pungkasnya.

Petugas gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman dan pembasahan untuk mencegah api kembali muncul serta menekan dampak asap terhadap warga. (Red)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *