Wahyu Hidayat Dorong Pembalap Malang Raya Naik Kelas, Balap Liar Diarahkan ke Kompetisi Resmi

  • Bagikan
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat menghadiri silaturahmi otomotif bertajuk Nonton Bareng MotoGP Indonesian Grand Prix Mandalika di Aula Lantai 4 Mini Block Office Balai Kota Malang
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG — Potensi olahraga otomotif di Malang Raya dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kekuatan olahraga prestasi.

Pemerintah Kota Malang mendorong agar minat generasi muda terhadap dunia balap tidak berhenti sebagai hobi, tetapi diarahkan melalui pembinaan terstruktur hingga mampu menembus kompetisi nasional bahkan internasional.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat menghadiri silaturahmi otomotif bertajuk Nonton Bareng MotoGP Indonesian Grand Prix Mandalika di Aula Lantai 4 Mini Block Office Balai Kota Malang, Senin malam (21/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi Sukarno, pengurus IMI Malang Raya, serta perwakilan klub dan komunitas otomotif se-Malang Raya.

Wahyu menyebut otomotif, khususnya balap, telah menjadi bagian dari kultur masyarakat Malang. Ia bahkan mengaitkannya dengan istilah “3B” yang selama ini dikenal di Malang, yakni band-band-an, bal-balan, dan balapan.

“Balapan ini juga menjadi salah satu potensi yang ada di Malang. Ini yang harus kita dorong dan kita bina, sehingga para pembalap bisa berprestasi, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional, nasional, bahkan internasional,” ujar Wahyu.

Menurutnya, pembinaan menjadi kunci agar potensi anak muda di bidang otomotif memiliki jalur yang jelas. Terlebih, masih ditemukan aktivitas balap liar di sejumlah titik Kota Malang, terutama pada dini hari.

Wahyu menilai fenomena tersebut perlu disikapi bukan semata dari sisi penertiban, tetapi juga dengan menyediakan ruang pembinaan dan kompetisi yang legal.

“Potensi anak-anak muda yang memang mempunyai hobi dan kemampuan di bidang balap harus kita arahkan. Jangan sampai mereka menyalurkan kemampuan itu di jalan raya,” jelasnya.

Karena itu, pembinaan diharapkan tidak hanya menyasar pembalap yang telah masuk dalam kompetisi resmi. Anak-anak muda yang selama ini menyalurkan minat otomotifnya di jalan raya juga perlu dirangkul dan diberikan kesempatan untuk masuk ke ekosistem balap yang aman, legal, dan terorganisasi.

Wahyu mengakui pengembangan olahraga balap membutuhkan dukungan fasilitas, termasuk sirkuit. Namun, keterbatasan lahan di wilayah administratif Kota Malang menjadi salah satu tantangan yang harus dicari solusinya bersama.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak harus menjadi penghambat. Pengembangan olahraga otomotif dapat dilakukan melalui kolaborasi lintas wilayah dengan menjadikan Malang Raya sebagai satu ekosistem pembinaan.

“Kita tidak bisa melihat ini hanya Kota Malang, tetapi Malang Raya. Kita bersama-sama bagaimana pembalap-pembalap ini bisa kita bina dan kita arahkan sehingga nanti bisa mengharumkan nama Malang,” tegasnya.

Konsep tersebut membuka ruang sinergi antara Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Pemerintah daerah, kepolisian, IMI, komunitas, serta klub otomotif dapat mengambil peran masing-masing dalam membangun jalur pembinaan yang berkelanjutan.

Di sisi lain, Wahyu mengapresiasi kegiatan Nonton Bareng MotoGP Indonesian Grand Prix Mandalika yang menjadi ruang berkumpulnya para pelaku otomotif. Seri MotoGP Indonesia di Mandalika sendiri dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan otomotif juga dinilai dapat memberikan dampak ekonomi melalui aktivitas komunitas, UMKM, dan berbagai kegiatan pendukung.

Wahyu berharap sinergi lintas sektor tersebut terus diperkuat. Dengan pembinaan yang terarah, dunia otomotif di Malang Raya diharapkan tidak hanya identik dengan aktivitas komunitas, tetapi mampu melahirkan pembalap-pembalap berprestasi yang membawa nama Malang ke level nasional dan internasional.

“Yang penting bagaimana potensi yang ada ini kita bina, kita arahkan, dan kita berikan ruang untuk berprestasi,” pungkasnya. (red)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *