Satlantas Polresta Malang Kota Rayakan HUT Lalu Lintas ke-71 Bersama Ojol

  • Bagikan
Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Rio Angga Prasetyo memotong tumpeng
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG — Secangkir kopi, doa bersama dan tumpeng menjadi cara sederhana Satlantas Polresta Malang Kota memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.

Tak ada panggung besar. Tak ada seremoni berlebihan. Polisi justru memilih duduk bersama para pengemudi ojek online (ojol) di sebuah warung kopi kawasan Taman Merjosari, Kota Malang, Senin (21/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara polisi lalu lintas dengan komunitas ojol yang setiap hari bersentuhan langsung dengan aktivitas dan persoalan lalu lintas di Kota Malang.

Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Rio Angga Prasetyo hadir bersama Kanitkamsel Iptu Juana Gita dan sejumlah anggota Unit Kamsel.

Mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”, momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 dimanfaatkan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus meneguhkan komitmen menciptakan keselamatan berlalu lintas.

“Kegiatan ini sebagai bentuk syukur dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Kami bersama rekan-rekan ojek online melaksanakan doa bersama, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Satlantas Polresta Malang Kota dengan komunitas ojol di Kota Malang,” ujar Kompol Rio.

Bukan hanya polisi yang menyampaikan pesan. Para pengemudi ojol juga menyampaikan doa dan harapan agar pelayanan serta pengamanan lalu lintas di Kota Malang semakin baik.

Aspirasi tersebut, kata Kompol Rio, menjadi masukan bagi jajaran Satlantas untuk terus melakukan evaluasi.

“Kami menerima doa dan harapan dari rekan-rekan ojek online agar Satlantas Polresta Malang Kota semakin baik dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat Kota Malang. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.

Kompol Rio menegaskan, peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Sejumlah kegiatan sosial, kemanusiaan dan edukasi juga dilakukan sebagai bagian dari upaya mendekatkan Polantas dengan masyarakat.

Bagi Satlantas, komunikasi dengan komunitas pengguna jalan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas.

“Harapannya, kehadiran Polantas semakin dirasakan masyarakat dan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat semakin kuat,” jelasnya.

Pertemuan sederhana bersama komunitas ojol itu pun membawa pesan yang lebih besar: keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pengguna jalan.

Dari ruang sederhana di kawasan Merjosari, Satlantas Polresta Malang Kota menegaskan kembali komitmen untuk membangun komunikasi, memperkuat kemitraan dan bersama masyarakat menciptakan lalu lintas Kota Malang yang aman, tertib dan kondusif. (cha)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *