MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG — Memasuki usia lima tahun, Grand Mercure Malang Mirama tidak hanya merayakan perjalanan bisnis, tetapi juga menegaskan kesiapan menghadapi persaingan industri hospitality yang kian kompetitif.
Evaluasi, inovasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi pesan utama dalam perayaan bertajuk “5 Years of Golden Bloom – Harmonizing in Premium & Glocal Pride”.
Momentum tersebut dikemas melalui kegiatan Staff & Family Gathering pada Minggu (18/10/2026). Acara ini menjadi ruang apresiasi bagi seluruh karyawan atau heartists yang selama lima tahun turut membangun reputasi dan kualitas pelayanan hotel.
Berbeda dari sekadar seremoni ulang tahun, perayaan ini membawa pesan bahwa keberhasilan perusahaan harus berjalan seiring dengan penghargaan terhadap orang-orang di baliknya.
Dedikasi karyawan menjadi salah satu fondasi penting untuk mempertahankan kualitas layanan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pemberian penghargaan masa kerja, penganugerahan Employee of the Year, pertunjukan seni dan bakat para heartists, serta pembagian beragam doorprize.
Nuansa budaya lokal turut mewarnai acara, sejalan dengan komitmen hotel memadukan standar hospitality internasional dengan kebanggaan terhadap potensi Malang Raya.
Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama dan Mercure Surabaya Grand Mirama, Sugito Adhi, mengatakan perjalanan lima tahun tersebut tidak terlepas dari dukungan karyawan, tamu setia, dan mitra bisnis.
“Perayaan ulang tahun ke-5 ini bukan hanya sekadar pencapaian angka, melainkan wujud dedikasi kami dalam memberikan pengalaman menginap dan pelayanan terbaik secara konsisten,” ujarnya.
Sugito menegaskan, pihaknya akan terus mendorong inovasi dan mengangkat kearifan lokal ke tingkat yang lebih tinggi.
Dengan demikian, kualitas layanan premium tidak hanya tercermin dari standar pelayanan, tetapi juga dari pengalaman yang memiliki identitas dan karakter lokal.
Tema Golden Bloom menggambarkan pertumbuhan menuju kematangan setelah lima tahun berkarya. Sementara semangat Premium & Glocal Pride menjadi landasan untuk menyelaraskan standar internasional dengan seni, budaya, serta potensi daerah.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui berbagai inisiatif keberlanjutan lingkungan, tanggung jawab sosial, serta promosi seni dan budaya Malang Raya.
Namun, pencapaian lima tahun bukan alasan untuk berpuas diri. Direktur Utama PT Mirama Wisata, Yohan Setia, bersama Direktur Agus Yudisudarto Setia, menekankan pentingnya menjaga daya saing di tengah tantangan industri yang terus berkembang.
Keduanya mengingatkan seluruh tim agar tidak terjebak dalam zona nyaman. Sikap kritis, kreativitas, serta peningkatan kualitas secara berkelanjutan dinilai penting agar Grand Mercure Malang Mirama tetap mampu menjawab kebutuhan pasar dan mempertahankan kepercayaan pelanggan.
Pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi seluruh jajaran perusahaan untuk menjadikan pertumbuhan sebagai proses berkelanjutan, bukan sekadar pencapaian dalam hitungan tahun.
Memasuki tahun keenam, Grand Mercure Malang Mirama menargetkan penguatan inovasi, kolaborasi, dan kualitas pelayanan.
Semangat Golden Bloom diharapkan tidak berhenti pada perayaan, tetapi menjadi dorongan untuk terus berkembang dan memperkuat perpaduan hospitality premium dengan identitas lokal Malang.
Dengan fondasi sumber daya manusia yang kuat dan komitmen untuk terus berbenah, Grand Mercure Malang Mirama berupaya menjaga relevansinya di tengah persaingan sekaligus membawa kekayaan lokal ke dalam pengalaman hospitality berstandar internasional. (cha)















