HIPMI Kota Malang Jadikan Rakercab V Momentum Menyatukan Kekuatan Bisnis dan Mencetak Pengusaha Muda

  • Bagikan
Ketua Umum BPC HIPMI Kota Malang, Hendi Suryo Leksono
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Tantangan pengusaha muda tidak cukup dijawab dengan semangat membangun usaha. Akses jejaring, penguatan kapasitas, dan kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan agar bisnis mampu bertahan sekaligus berkembang.

Hal inilah yang menjadi salah satu fokus BPC HIPMI Kota Malang dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) V dan Forum Bisnis Cabang, Minggu (11/10/2026).

Mengusung tema Lead to Impact: Shaping Businesses, Transforming the Future, kegiatan di Hotel The Alana tersebut menjadi momentum HIPMI Kota Malang merumuskan arah program kerja sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah, sektor keuangan, dan dunia pendidikan.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Malang, Hendi Suryo Leksono, menegaskan bahwa program organisasi ke depan harus mampu memperluas peluang usaha dan mendorong pengusaha muda naik kelas.

“Harapannya, melalui rapat kerja ini kita bisa merumuskan program-program yang tepat. Terutama, memaksimalkan kolaborasi dengan HIPMI Jawa Timur, OJK, serta Wali Kota Malang untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan,” ujar Hendi.

Menurutnya, pengembangan pengusaha muda tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dibutuhkan agar pelaku usaha memiliki ruang lebih luas untuk membangun jejaring, meningkatkan kemampuan bisnis, dan memperbesar skala usahanya.

Salah satu langkah yang terus diperkuat adalah pengembangan HIPMI Perguruan Tinggi. Dalam agenda tersebut, HIPMI Kota Malang melantik kepengurusan dari 14 perguruan tinggi. Dengan tambahan tersebut, jejaring HIPMI kini menjangkau 15 perguruan tinggi di Kota Malang.

Hendi menyebut penguatan jaringan kampus menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk menumbuhkan minat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Perguruan tinggi dinilai memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi pengusaha baru yang mampu menangkap peluang ekonomi.

Dukungan terhadap penguatan dunia usaha juga disampaikan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Dr. Eko Sri Yuliadi, S.Sos., yang hadir mewakili Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Eko menekankan, peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan dunia usaha. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan pengusaha dan organisasi yang memiliki jaringan serta kapasitas untuk menggerakkan ekonomi.

“Pemerintah daerah tidak bisa bergerak sendiri. Kita harus berkolaborasi dengan para pengusaha, terutama HIPMI Kota Malang, untuk memajukan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, Pemkot Malang telah menjalankan berbagai program pelatihan, pembinaan UMKM, serta literasi keuangan, termasuk melalui Malang Creative Center (MCC). Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu mengembangkan bisnisnya.

Menurut Eko, kolaborasi dengan HIPMI perlu terus diperkuat sehingga upaya pembinaan UMKM dapat berjalan berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

Melalui Rakercab V dan Forum Bisnis Cabang, HIPMI Kota Malang dihadapkan pada agenda penting: menerjemahkan semangat kolaborasi menjadi program kerja yang relevan dengan kebutuhan pengusaha muda. (cha)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *