MALANGPOINT.COM | MALANG KOTA — Tak perlu lagi membuka banyak kanal untuk mencari layanan kepolisian maupun informasi penting tentang Kota Malang. Polresta Malang Kota menghadirkan Info Makota, microsite yang mengintegrasikan beragam layanan publik dalam satu akses digital.
Platform yang dapat diakses melalui https://s.id/infomakota ini dirancang untuk memangkas rantai pencarian informasi sekaligus membuat pelayanan kepolisian lebih cepat, praktis dan mudah dijangkau masyarakat.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya Polresta Malang Kota menerjemahkan konsep Polri yang kreatif, presisi, adaptif dan responsif ke dalam pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS melalui Kabagops Kompol Rizky Juliada Putra Buna mengatakan, Info Makota dikembangkan dari pengalaman penggunaan microsite dalam sejumlah agenda berskala nasional di Kota Malang.
“Info Makota kami hadirkan agar masyarakat cukup membawa informasi dalam satu genggaman. Melalui satu akses, warga dapat memperoleh layanan kepolisian, informasi kondisi kota hingga nomor bantuan darurat secara lebih cepat dan praktis,” kata Kompol Rizky, Jumat (21/8/2026).
Kini, pemanfaatan Info Makota diperluas. Platform tersebut tidak hanya ditujukan bagi warga Malang Raya, tetapi juga masyarakat luar daerah yang datang, singgah maupun melintas di Kota Malang.
Cukup melalui telepon seluler, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi dengan memindai QR Code atau membuka microsite Info Makota.
Sejumlah layanan strategis disiapkan di dalamnya. Untuk situasi darurat, masyarakat dapat langsung mengakses Polisi 110 serta 112 NGALAM yang terhubung dengan kebutuhan pemadam kebakaran, ambulans dan penanganan kebencanaan.
Layanan kepolisian juga tersedia secara daring, mulai dari informasi SKCK, layanan SIM, izin keramaian hingga pengaduan Dumas Presisi.
Tidak berhenti pada layanan kepolisian, Info Makota juga mengintegrasikan informasi lintas instansi. Masyarakat dapat memantau CCTV Kota Malang untuk mengetahui kondisi lalu lintas secara aktual, termasuk mengakses informasi pajak kendaraan dan jadwal Samsat Keliling.
Berita kepolisian serta berbagai imbauan resmi terkait keamanan dan lalu lintas juga dihimpun dalam platform tersebut.
Kompol Rizky menegaskan, digitalisasi bukan sekadar mengubah layanan menjadi berbasis internet, tetapi bagaimana teknologi digunakan untuk memangkas jarak antara masyarakat dengan informasi dan pelayanan publik.
“Konsepnya sederhana, yakni mempercepat informasi dan memperpendek akses pelayanan. Kami juga membangun sinergi dengan berbagai instansi agar informasi yang dibutuhkan masyarakat dapat dihimpun dalam satu platform,” ujarnya.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang cepat dan mudah diakses melalui perangkat digital terus meningkat. Karena itu, Info Makota akan terus dievaluasi dan dikembangkan agar tetap relevan dengan kebutuhan warga.
“Ini merupakan bagian dari komitmen kami menghadirkan pelayanan yang kreatif, aspiratif dan presisi. Evaluasi akan terus dilakukan agar Info Makota semakin relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kehadiran Info Makota menandai langkah Polresta Malang Kota memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis digital.
Bukan sekadar microsite, platform ini diproyeksikan menjadi pintu masuk satu akses untuk layanan kepolisian, informasi kota dan layanan lintas instansi yang dapat diakses kapan pun dan di mana pun.
Di tengah tuntutan pelayanan publik yang serba cepat, Polresta Malang Kota mencoba menjawab kebutuhan tersebut dengan satu prinsip: informasi lebih dekat, layanan lebih cepat, masyarakat lebih mudah terlayani. (cha/tem)















