MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG — Nama Didik Sucahyo kembali muncul di panggung musik. Mantan bassis grup rock Elpamas itu kini menghadirkan D’Bass Project, proyek musik yang mempertemukan pengalaman panjangnya dengan energi musisi lokal Malang.
Tak sekadar reuni dengan dunia musik, Didik yang kini bermukim di Belanda membawa pulang gagasan yang lama tersimpan: menciptakan karya baru bersama musisi Indonesia.
Hasilnya, dua single berhasil digarap bersama Wiwil (gitar), Bobi Nilam (drum), dan Roni Zam (vokal).
Ide membentuk proyek tersebut sebenarnya telah muncul sejak beberapa tahun lalu. Namun, kesibukan dan sulitnya menemukan waktu yang tepat dengan musisi yang sesuai membuat rencana itu sempat tertunda.
“Ide saya sebetulnya untuk bikin single ini sudah lama, cuma belum ketemu musisi yang ada waktu. Dan karena saya hampir setiap tahun datang ke Indonesia, saya ada keinginan untuk bikin musik di sini,” ujar Didik.
Momentum akhirnya datang tahun ini. Pertemuan dengan sejumlah musisi Malang membuka jalan bagi Didik untuk merealisasikan proyek yang sebelumnya hanya menjadi gagasan.
Bagi Didik, Malang bukan sekadar tempat menggarap lagu. Kota ini menjadi ruang untuk mempertemukan pengalaman bermusik lintas generasi.
Pengalaman panjangnya sebagai musisi dipadukan dengan karakter dan energi para pemain lokal.
D’Bass Project pun menjadi bukti bahwa perjalanan seorang musisi tidak berhenti hanya karena jarak dan perubahan zaman.
Dari Belanda, Didik kembali menjejakkan kreativitasnya di Malang dan melahirkan dua karya yang menjadi pintu pembuka untuk proyek-proyek berikutnya.
Dua single tersebut sekaligus menandai babak baru perjalanan Didik: bukan sekadar kembali bermusik, tetapi kembali membangun karya bersama musisi Malang.(cha)















