Solidaritas Malang untuk NTT, Polresta Malang Kota Salurkan Rp11 Juta dan Satu Truk Bantuan

  • Bagikan
Keluarga Besar Polresta Malang Kota turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk bencana NTT
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | MALANG KOTA — Bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) menggerakkan solidaritas dari Kota Malang. Keluarga Besar Polresta Malang Kota turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai Rp11 juta dan satu truk logistik untuk membantu warga terdampak, terutama mahasiswa asal NTT yang berada di Kota Malang.

Bantuan diserahkan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S., didampingi Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar dan Kapolsek Klojen Kompol Riyan Wahyuningtiyas, di Posko Peduli NTT, Jalan Mayjend Pandjaitan, Klojen, Senin (24/8/2026).

Kombes Pol Danang mengatakan, bantuan tersebut bukan sekadar bentuk kepedulian institusi, tetapi juga wujud solidaritas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.

“Kami mewakili seluruh anggota Polresta Malang Kota turut berduka atas bencana yang menimpa NTT. Sedikit bantuan dari kami semoga bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” ujarnya.

Menurut Danang, dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat tidak berhenti pada dukungan moril. Pangan, pakaian, perlengkapan tidur, kebutuhan kebersihan, obat-obatan hingga kebutuhan perempuan dan anak menjadi kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi.

Karena itu, Polresta Malang Kota memilih menyalurkan bantuan melalui Posko Peduli NTT sehingga distribusi dapat dilakukan secara terkoordinasi dan sesuai kebutuhan penerima manfaat.

Bukan hanya bantuan, Polresta juga membuka ruang komunikasi.
Danang mengajak masyarakat NTT yang tinggal di Kota Malang untuk menjaga kebersamaan serta keamanan dan ketertiban.

Ia menegaskan, kepolisian siap menjadi ruang komunikasi apabila muncul persoalan di tengah masyarakat.

“Kami titip kepada saudara-saudara dari NTT yang berada di Kota Malang untuk terus menjalin silaturahmi. Kami membuka ruang komunikasi apabila terdapat persoalan,” tegasnya.

Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar kemudian menyerahkan bantuan tunai Rp11 juta kepada perwakilan Posko Peduli NTT. Sementara bantuan logistik dikirim dalam satu truk untuk mendukung kebutuhan selama masa pemulihan.

Koordinator Posko Peduli NTT, George da Silva, menyambut positif dukungan tersebut. Menurutnya, posko akan beroperasi sekitar empat bulan dengan fokus utama membantu mahasiswa NTT yang terdampak bencana dan berada jauh dari daerah asal.

“Kami berkonsentrasi membantu adik-adik mahasiswa yang terdampak langsung, termasuk kebutuhan sembako. Bantuan yang masuk kami pastikan dikelola secara transparan,” katanya.

Posko tidak hanya bergerak di sektor logistik. Koordinasi dengan perguruan tinggi juga dilakukan untuk membantu mahasiswa terdampak, terutama menyangkut administrasi pendidikan dan kemungkinan penyesuaian kegiatan perkuliahan.

Dukungan juga datang dari Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT). Ketua JKJT Teja memastikan pihaknya akan terus mendukung keberadaan Posko Peduli NTT dan berkoordinasi dengan Polresta Malang Kota.

George menjelaskan, perhatian posko di Kota Malang sengaja diarahkan kepada mahasiswa NTT. Sebab, meski bantuan pemerintah untuk daerah terdampak telah mengalir, mahasiswa yang berada jauh dari kampung halaman tetap membutuhkan dukungan untuk bertahan dan melanjutkan aktivitasnya.

Bantuan Polresta Malang Kota mencakup pangan, sandang, perlengkapan tidur, perlengkapan kebersihan, kebutuhan perempuan dan anak, obat-obatan hingga uang tunai.

Dari Malang, pesan solidaritas itu ditegaskan, bencana di NTT bukan hanya persoalan mereka yang berada di lokasi terdampak. Ketika sebagian saudara membutuhkan bantuan, kepedulian menjadi tanggung jawab bersama.

Langkah Polresta Malang Kota bersama masyarakat dan komunitas diharapkan memperkuat dukungan bagi mahasiswa serta warga NTT di Kota Malang hingga proses pemulihan berlangsung. (cha/tem)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *