MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG — Menjaga keamanan lingkungan tak cukup hanya mengandalkan polisi. Kepedulian warga, keluarga, dan lingkungan menjadi kunci untuk mendeteksi persoalan sebelum berubah menjadi gangguan kamtibmas.
Pesan itu disampaikan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S. saat menyambangi warga dalam kegiatan Sambang Pos Kamling di Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Jumat (21/8/2026) malam.
Danang yang didampingi Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar dan pengamat Polri Bambang Rukminto, berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi sekaligus memetakan potensi persoalan di lingkungan.
Menurut Kombes Pol Danang, dinamika Kota Malang sebagai kota pendidikan harus diimbangi dengan kontrol sosial yang kuat.
Arus mahasiswa dan tingginya mobilitas masyarakat memang menggerakkan ekonomi, tetapi juga menghadirkan tantangan sosial yang perlu diantisipasi bersama.
“Dengan bersilaturahmi langsung dengan warga, kita bisa bersama-sama mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sejak dini,” kata Danang.
Ia secara khusus meminta masyarakat ikut memperhatikan generasi muda. Pendampingan keluarga dan kepedulian lingkungan dinilai lebih efektif untuk mencegah persoalan sebelum masuk ke ranah hukum.
“Penegakan hukum tetap penting. Namun, pencegahan melalui keluarga dan lingkungan masyarakat memiliki peran strategis,” ujarnya.
Danang juga mengingatkan warga agar tidak ragu melaporkan potensi gangguan melalui layanan 110, Jogo Malang Presisi 08111272000, maupun Info Makota.
“Mari saling menjaga, peduli, dan membimbing generasi muda. Dengan kontrol sosial yang kuat, kita bersama-sama menjaga Tunggulwulung tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Sambang tersebut menegaskan satu hal: keamanan tidak selalu dimulai dari kantor polisi, tetapi dari kepedulian warga terhadap lingkungan di sekitarnya.(cha/tem)















