MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG — Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di lingkungan RW 13 Tulusrejo, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (16/8/2028) malam.
Kegiatan bertajuk Gala Mahardika RW 13 Tulusrejo tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri Lurah Tulusrejo Vivin Alviany, Ketua RW 13, Ikhtiar dan Anggota DPRD Kota Malang sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin.
Kehadiran Djoko Prihatin menjadi bagian dari momentum silaturahmi sekaligus bentuk kedekatan wakil rakyat dengan masyarakat.
Berbagai rangkaian kegiatan dikemas dalam suasana penuh kebersamaan, mulai dari hiburan hingga sajian tumpeng yang menjadi simbol rasa syukur dan kekompakan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Djoko Prihatin mengapresiasi antusiasme masyarakat RW 13 Tulusrejo yang mampu menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai ruang memperkuat persatuan.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Gala Mahardika ini. Peringatan kemerdekaan bukan hanya soal seremonial, tetapi bagaimana semangat kemerdekaan itu benar-benar kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui kebersamaan, gotong royong dan kepedulian antarwarga,” ujar Djoko.
Menurutnya, kekuatan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat yang mampu menjaga kerukunan dan membangun lingkungan secara bersama-sama.
“Kalau masyarakatnya guyub, rukun dan saling peduli, tentu akan menjadi kekuatan besar bagi Kota Malang. Karena pembangunan tidak bisa hanya dilakukan pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran yang sangat penting,” tegasnya.
Djoko juga menilai kegiatan di tingkat RW seperti Gala Mahardika memiliki nilai strategis karena menjadi ruang bertemunya masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana yang penuh persaudaraan.
“Saya berharap semangat seperti ini terus dijaga. Jangan sampai kebersamaan hanya muncul ketika perayaan kemerdekaan. Justru setelah acara ini selesai, semangat gotong royong dan persaudaraan harus tetap berjalan,” katanya.
Ia menambahkan, momentum HUT ke-81 RI harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan hal-hal positif.
“Mari kita isi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat. Kita jaga lingkungan, kita perkuat persatuan dan kita bersama-sama membangun Kota Malang agar semakin baik,” imbuhnya.
Sementara itu, kemeriahan Gala Mahardika RW 13 Tulusrejo semakin terasa dengan nuansa merah putih yang menghiasi lokasi kegiatan. Sajian tumpeng dan berbagai hidangan warga juga menjadi simbol kebersamaan sekaligus rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.
Bagi warga, perayaan tersebut bukan sekadar pesta tahunan. Gala Mahardika menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat modal sosial di lingkungan.
Kehadiran Djoko Prihatin sekaligus menegaskan pentingnya komunikasi langsung antara wakil rakyat dengan masyarakat. Dari ruang-ruang kebersamaan di tingkat RW inilah aspirasi, kebutuhan dan dinamika warga dapat terus terhubung dengan para pemangku kebijakan.
Gala Mahardika RW 13 Tulusrejo pun menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada upacara dan seremoni. Kemerdekaan terus dihidupkan melalui gotong royong, persatuan dan kepedulian warga. (Cha)















