Bakso Bakar Solo Cak Di Klayatan, Sajian Bakaran yang Mulai Diburu Pecinta Kuliner Malang

  • Bagikan
Owner Bakso Bakar Solo Cak Di Klayatan, H. Hadias
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG — Kota Malang seolah tak pernah kehabisan pilihan kuliner. Di tengah ketatnya persaingan bisnis makanan, sajian dengan karakter rasa yang kuat tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

Salah satunya Bakso Bakar Solo Cak Di Klayatan, kuliner yang menawarkan sensasi berbeda melalui bakso yang dibumbui kemudian dibakar hingga mengeluarkan aroma khas panggangan.

Berada di Jalan S. Supriyadi No. 141, Klayatan, Kota Malang, tepat di pertigaan Gang 3 Klayatan, warung ini menghadirkan bakso dengan perpaduan rasa gurih, manis dan pedas yang menjadi ciri khasnya.

Bakso bakar menjadi menu andalan. Bumbu yang meresap ke dalam bakso berpadu dengan permukaan bakso yang sedikit terpanggang, menghasilkan sensasi rasa yang lebih kuat. Teksturnya tetap kenyal dan lembut, sementara aroma bakaran langsung menggugah selera.

Bagi pelanggan, pengalaman menikmati bakso tidak hanya dimulai ketika hidangan tersaji. Aroma bakso yang dibakar di atas panggangan justru menjadi bagian dari daya tariknya.

Owner Bakso Bakar Solo Cak Di Klayatan, H. Hadias, saat berbincang ringan pada Senin (24/8/2026) mengatakan pihaknya ingin menghadirkan menu bakso yang memiliki karakter berbeda, tanpa mengesampingkan kualitas bahan dan konsistensi rasa.

“Kami ingin menghadirkan sajian bakso yang berbeda. Bakso bakar menjadi menu andalan kami dengan tetap mengutamakan cita rasa dan kualitas bahan,” ujar H. Hadias, yang juga dikenal sebagai vokalis Band Can A Rock AREMA.

Menurut Hadias, kepuasan pelanggan menjadi salah satu fokus utama dalam menjalankan usaha. Karena itu, proses pengolahan hingga penyajian terus diperhatikan agar rasa yang diterima pelanggan tetap konsisten.

Menariknya, meski baru sekitar sepekan beroperasi, respons pelanggan disebut cukup positif. Hadias bahkan turun langsung melakukan evaluasi dengan meminta masukan dari para pembeli.

“Alhamdulillah, baru buka seminggu pelanggan sudah cocok dengan rasanya. Saya juga sambil survei, tanya langsung, ‘rasanya bagaimana Mbak, Mas, Pak?’” ujarnya sambil berkelakar.

Melihat respons tersebut, Hadias mulai menyiapkan rencana pengembangan usaha. Ia menyebut kemungkinan membuka cabang dalam waktu sekitar satu tahun ke depan, sembari melihat perkembangan dan respons pasar.

“Ya, mungkin kita tunggu perkembangan sekitar setahun. Nanti kita berencana buka cabang bakso kami,” katanya.

Bakso Bakar Solo Cak Di Klayatan buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Pelanggan dapat menikmati langsung di lokasi maupun melakukan pemesanan melalui Telp/WhatsApp 0818-865-566.

Hadias berharap kehadiran Bakso Bakar Solo Cak Di Klayatan tidak hanya menjadi pilihan warga sekitar, tetapi juga bisa menarik wisatawan yang ingin menjajal kuliner khas dengan penyajian berbeda.

“Kami siap melayani pelanggan yang ingin menikmati langsung maupun melakukan pemesanan. Semoga Bakso Bakar Solo Cak Di Klayatan bisa menjadi pilihan kuliner masyarakat dan wisatawan yang datang ke Kota Malang,” ujarnya.

Dengan aroma bakaran yang khas, tekstur bakso yang kenyal dan bumbu yang meresap, Bakso Bakar Solo Cak Di Klayatan mencoba mengambil ruang di tengah kuatnya tradisi kuliner bakso di Kota Malang.

Bagi pencinta bakso dan kuliner bakaran, tempat ini bisa menjadi salah satu destinasi baru untuk mencicipi sensasi bakso dengan sentuhan panggangan yang berbeda. (cha/dd)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *