Kunjungan ke Sekolah, Bupati Malang Fokuskan Peningkatan Mutu Pendidikan

  • Bagikan
banner 468x60

MALANGPOINT. COM | Untuk memastikan pelaksanaan Program Sekolah Unggulan berjalan dengan baik, Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Bagus Sulistyawan, melakukan kunjungan kerja ke beberapa sekolah pada Rabu (21/1/2026).

Kunjungan Bupati diawali di SMP Negeri 1 Karangploso, dilanjutkan ke SD Negeri 3 Toyomarto, SD Negeri 1 Pagentan dan terakhir SMP Negeri 1 Singosari.

Bupati Malang, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah yang ditetapkan sebagai pelaksana Program Sekolah Unggulan.

Di SMP Negeri 1 Karangploso Kehadiran Bupati Malang disambut hangat oleh para siswa melalui penampilan atraksi semaphore Pramuka. Selanjutnya,

Bupati Malang bersama rombongan melakukan peninjauan ke sejumlah ruang kelas guna memastikan proses pembelajaran berjalan dengan lancar dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati yqng akrab disapa Abah Sanusi juga meninjau Laboratorium Komputer SMP Negeri 1 Karangploso.

Di lokasi ini, Bupati Malang melihat secara langsung aktivitas para siswa dan guru yang tengah mengembangkan serta mengoperasikan berbagai gim edukatif, termasuk gim berbasis Bahasa Jawa yang bertujuan memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya lokal.

Terkait evaluasi pembelajaran, Bupati Malang menekankan pentingnya peran guru dalam mendorong peningkatan capaian akademik siswa, khususnya pada mata pelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, dengan target rata-rata nilai minimal 90.

“Untuk evaluasi peningkatan mutu, saat ini memang masih perlu ditingkatkan. Dari ratusan siswa, yang memiliki rata-rata nilai 90 baru sembilan orang,” ujar Bupati Malang.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke SD Negeri 3 Toyomarto, Kecamatan Singosari. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Malang menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang memberikan perhatian serius terhadap sekolah-sekolah dengan jumlah peserta didik yang sangat terbatas.

Ia menyampaikan bahwa sekolah dasar dengan jumlah siswa di bawah 60 orang akan segera dilakukan penggabungan (merger) dengan sekolah terdekat.

Langkah ini diambil sebagai upaya efisiensi sekaligus peningkatan mutu layanan pendidikan. Saat ini, SD Negeri 3 Toyomarto hanya memiliki 46 siswa dari kelas I hingga kelas VI.

Meski demikian, Bupati Malang menegaskan bahwa kebijakan merger tidak dilakukan secara tergesa-gesa, melainkan melalui kajian teknis dan sosial yang matang, dengan mempertimbangkan jarak tempuh siswa, aksesibilitas, serta kesiapan sarana dan prasarana sekolah penerima.

Kunjungan selanjutnya dilakukan ke SD Negeri 1 Pagentan, Kecamatan Singosari. Bupati Malang beserta rombongan disambut dengan penampilan ekstrakurikuler Polisi Cilik.

Pada kesempatan ini, Bupati Malang juga berdialog langsung dengan kepala sekolah, para guru, serta siswa dan siswi untuk menyerap aspirasi, masukan, dan kendala yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan.

“Nantinya, setelah seluruh data berhasil dihimpun, hasilnya akan dijadikan sebagai role model terbaik bagi pengembangan pendidikan di Kabupaten Malang. Yang jelas, fokus kita adalah peningkatan kualitas pendidikan, yang ditandai dengan capaian kelulusan bernilai rata-rata 9″ ungkap Bupati Malang

Masih kata bupati, target ini tidak bersifat pilih-pilih, melainkan harus merata di seluruh satuan pendidikan dan harus tercapai 100 persen pada tahun 2026.

Terakhir, kunjungan dilanjutkan ke Sekolah Unggulan Kabupaten Malang, yakni SMP Negeri 1 Singosari. Di sekolah tersebut, Bupati Malang beserta jajaran meninjau berbagai fasilitas penunjang pembelajaran, antara lain Kelas Riset, Kelas Digital, English Corner, Perpustakaan, serta Galeri Karya Siswa.

Selain itu, Bupati Malang juga melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan unggulan sekolah serta berbagai prestasi siswa yang telah mengharumkan nama Kabupaten Malang di tingkat regional maupun nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Malang menyampaikan apresiasi atas inovasi pembelajaran dan capaian prestasi yang telah ditorehkan SMP Negeri 1 Singosari.

Menurutnya, keberadaan fasilitas pembelajaran yang modern dan adaptif merupakan wujud komitmen sekolah dalam menyiapkan generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“SMP Negeri 1 Singosari patut menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Malang. Inovasi pembelajaran yang dikembangkan serta prestasi siswa yang terus meningkat menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di Kabupaten Malang terus bergerak ke arah yang lebih baik,” pungkas Bupati Malang.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *