MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Di tengah maraknya konten hiburan digital yang berlomba mengejar sensasi, akun TikTok Misteri Malang memilih jalur yang berbeda. Mengangkat kisah-kisah misteri, legenda lokal, hingga cerita yang berkembang di tengah masyarakat Malang Raya, akun ini perlahan membangun komunitas penggemar yang penasaran dengan sisi lain sebuah daerah yang selama ini dikenal sebagai kota pendidikan dan destinasi wisata.
Melalui slogan khasnya, “Misteri Malang, Ojok Kemendel, Timbang Di Buntel”, akun tersebut hadir dengan pendekatan yang memadukan unsur hiburan, budaya lokal, dan eksplorasi cerita-cerita yang selama ini beredar dari mulut ke mulut.
Salah satu penggagas Misteri Malang, Febry, mengatakan bahwa akun tersebut lahir bukan untuk menakut-nakuti masyarakat ataupun mengklaim kebenaran dari setiap cerita yang diangkat. Sebaliknya, konten yang dibuat lebih ditujukan sebagai hiburan sekaligus upaya mengangkat kembali cerita rakyat dan kisah misteri yang menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat.
“Kami membuat Misteri Malang ini untuk fun. Banyak cerita yang berkembang di masyarakat dan menarik untuk diangkat kembali. Kami tidak bermaksud menghakimi atau memastikan cerita itu benar atau tidak, tetapi lebih kepada mengajak orang mengenal berbagai kisah yang ada di sekitar mereka,” ujar Febry.
Fenomena konten bertema misteri sendiri masih memiliki tempat tersendiri di media sosial. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa platform seperti TikTok menjadi ruang yang efektif untuk penyebaran narasi misteri, cerita rakyat, hingga fenomena budaya populer karena format videonya yang singkat dan mudah menjangkau audiens luas.
Berbeda dengan konten horor yang hanya mengandalkan penampakan atau unsur kejut, Misteri Malang mencoba menghadirkan cerita dengan latar yang dekat dengan masyarakat. Mulai dari lokasi yang dianggap angker, mitos yang berkembang di desa-desa, hingga kisah-kisah yang pernah menjadi perbincangan warga.
Sementara menurut Sam Tembre yang juga penggagas Misteri Malang, daya tarik terbesar dari konten misteri justru terletak pada rasa ingin tahu masyarakat. Banyak cerita yang selama bertahun-tahun hanya menjadi obrolan di warung kopi atau lingkungan tertentu, namun belum pernah dikemas secara menarik di media digital.
“Masyarakat sebenarnya suka dengan cerita misteri karena selalu ada rasa penasaran. Kami mencoba mengemasnya secara ringan, kadang serius, kadang juga santai. Yang penting penonton bisa menikmati dan ikut berdiskusi,” kata Sam.
Ia menambahkan bahwa banyak ide konten justru berasal dari informasi yang dikirimkan langsung oleh pengikut akun tersebut. Tidak sedikit warga yang menghubungi tim Misteri Malang untuk menceritakan pengalaman pribadi ataupun memberikan petunjuk lokasi yang dianggap memiliki cerita unik.
Interaksi semacam itu membuat akun tersebut berkembang menjadi ruang berbagi cerita. Di kolom komentar, penonton kerap menambahkan versi lain dari sebuah kisah atau memberikan informasi tambahan mengenai sejarah lokasi yang dibahas.
Di balik kesan sederhana yang ditampilkan melalui video-video pendek, tim Misteri Malang ternyata memiliki rencana yang lebih besar. Mereka tidak ingin berhenti hanya sebagai kreator konten media sosial.
Febry mengungkapkan bahwa ke depan Misteri Malang ingin berkembang menjadi proyek kreatif yang lebih luas, termasuk memproduksi film berseri yang mengangkat cerita-cerita lokal dari Malang dan sekitarnya.
“Kami punya mimpi untuk membuat film berseri. Banyak cerita menarik yang sebenarnya layak diangkat ke format yang lebih panjang. Potensinya besar karena cerita rakyat dan misteri lokal masih sangat kaya,” ungkapnya.
Menurutnya, Malang tidak hanya memiliki kekuatan pada sektor wisata alam dan kuliner, tetapi juga menyimpan banyak cerita yang belum banyak tereksplorasi. Jika dikemas secara kreatif, cerita tersebut bisa menjadi bagian dari industri kreatif sekaligus memperkenalkan identitas daerah kepada khalayak yang lebih luas.
Di tengah derasnya arus konten digital yang sering kali seragam, kehadiran akun seperti Misteri Malang menunjukkan bahwa cerita lokal masih memiliki tempat di hati masyarakat. Dengan menggabungkan unsur hiburan, budaya, dan rasa penasaran, akun ini berusaha membuktikan bahwa kisah-kisah yang tumbuh di tengah masyarakat tidak harus hilang ditelan zaman.
Bagi tim Misteri Malang, tujuan utamanya bukan sekadar mengejar jumlah penonton. Yang lebih penting adalah menjaga agar cerita-cerita yang hidup di tengah masyarakat tetap dikenal oleh generasi muda, tentu dengan kemasan yang lebih dekat dengan dunia digital saat ini.
“Kalau orang bisa terhibur, mengenal cerita daerahnya sendiri, lalu ikut berdiskusi tentang sejarah dan budaya di balik sebuah tempat, itu sudah menjadi nilai lebih bagi kami,” pungkas Sam Tembre















