MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Polri semakin dekat dengan masyarakat kembali ditunjukkan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana, didampingi Kabagops, Kasat Reskrim, Kapolsek Kedungkandang hingga Bhabinkamtibmas setempat kunjungi Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) RT 01/RW 07 Kelurahan Cemorokandang, Kedungkandang, Sabtu malam (30/5/2026).
Dalam pertemuan dengan warga Cemorokandang, Putu Kholis membuka ruang dialog membahas keamanan lingkungan, pelayanan publik, serta perkembangan wilayah pinggiran Kota Malang.
Ia mengatakan, semua masukan dari warga dijadikan bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian terhadap masyarakat.
Sambang warga agenda rutin Polri bertujuan mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kami rutin turun langsung ke tengah masyarakat karena banyak masukan berharga yang kami peroleh. Polisi harus terus memperbaiki diri, dan salah satu caranya adalah mendengar secara langsung apa yang dirasakan warga,” ujar Kombes Putu.
Menurutnya, keberadaan poskamling dan budaya kepedulian sosial adalah fondasi penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Putu juga memberikan perhatian khusus pada perkembangan kawasan pinggiran Kota Malang, termasuk wilayah Cemorokandang yang mengalami pertumbuhan permukiman dan aktivitas ekonomi cukup pesat.
“Daerah pinggiran memiliki tantangan yang berbeda. Karena itu diperlukan kebersamaan, kepedulian sosial, dan komunikasi yang baik agar potensi kerawanan dapat dicegah sejak dini,” jelasnya.
Selain keamanan lingkungan, Putu juga membahas sejumlah inovasi pelayanan publik, salah satunya kemudahan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang mengedepankan prinsip pelayanan cepat, mudah, dan tidak mempersulit masyarakat.
Disampaikan, Polresta Malang akan menyiapkan Program pengurusan SIM, namanya SIM Bhabinkamtibmas. Melibatkan Bhabinkamtibmas sebagai pendamping warga yang membutuhkan pengurusan SIM. Khusus dari kelompok prioritas seperti lanjut usia maupun masyarakat dengan keterbatasan waktu.
Selain itu, layanan SKCK Online terus didorong supaya masyarakat dapat mengakses pelayanan kepolisian secara lebih praktis, cepat, dan transparan.
Putu mengajak masyarakat mempertahankan budaya guyub, saling peduli, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi karakter khas Kota Malang.
“Kota boleh berkembang semakin modern, tetapi budaya guyub harus tetap dipertahankan. Kepedulian antar warga merupakan modal penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama,” tegasnya.
Diakhir acara sebelum Putu Kholis pamitan, ia menyerahkan jam dinding dengan memasangnya sendiri di Poskamling RT 01 / RW 07.
Momen ini dinilai warga sebagai cermin sosok pemimpin yang rendah hati, humanis serta dekat dengan masyarakat.
Dari kegiatan tersebut, Polresta Malang tidak hanya menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menghadirkan solusi percepatan pelayanan publik, penguatan kamtibmas, serta peningkatan kolaborasi antara Polri dan masyarakat. (Met)















