Satu Tahun Kepengurusan SMSI Malang Raya, Dorong Pertumbuhan Usaha Media Siber yang Sehat dan Berintegritas

  • Bagikan
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | MALANG – Perayaan satu tahun kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Malang Raya digelar di Warung Tani, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Senin (11/05/2026) berlangsung dan penuh kebersamaan.

Dalam momentum Anniversary ke-1 ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan SMSI Malang Raya sebagai wadah insan pers dan pengusaha media siber yang terus berkembang, profesional, serta berkomitmen menjaga kualitas informasi di tengah era digital.

Mengusung tema “Makmur Karyanya, Mbois Gaungnya, Sae Beritanya”, SMSI Malang Raya menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antar media, meningkatkan kualitas jurnalistik, serta mendorong pertumbuhan usaha media siber yang sehat, mandiri, dan berintegritas.

Anang Tri Aji Nugroho, Ketua panitia Aniversary menyampaikan, peringatan satu tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi atas perjalanan yang telah dilalui bersama sekaligus penguat semangat untuk melangkah lebih maju ke depan.

“SMSI hadir untuk menyatukan insan media di wilayah Malang Raya, menjaga marwah pers yang independen, kredibel, dan bertanggung jawab, serta memperkuat kualitas jurnalistik agar tetap berjalan sesuai koridor profesionalisme,” ujarnya.

Kedepan, ia berharap SMSI Malang Raya mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, pemerintah, serta bangsa dan negara melalui pemberitaan yang profesional dan berimbang.

Dalam rangkaian acara tersebut, SMSI Malang Raya juga meluncurkan buku berjudul “Bukan Sekadar Berita” Jalan Terjal dan Siasat Bisnis Pengusaha Media Siber Malang Raya”.

Buku ini menjadi refleksi perjalanan, perjuangan, serta strategi para pelaku media siber dalam menghadapi tantangan industri pers digital yang semakin dinamis.

Buku tersebut ditulis oleh para insan media berpengalaman yang tergabung di SMSI Malang Raya, yakni Doi Nuri, Anang Tri Aji Nugroho, Dadang Dwi Tanto, Doni Kurniawan, Bety Sela Otavia, Arvendo Mahardika, Lilik Andayani, Heru Iswanto, M. Ayyub Al Ayyubi, dan Eko Dwi Yulianto.

Sementara itu, Ketua SMSI Malang Raya Doi Nuri, S.Pd.I menegaskan bahwa SMSI Malang Raya diharapkan menjadi wadah kolaboratif yang tidak hanya fokus pada aktivitas menulis, tetapi juga mampu membangun sinergi nyata dalam berbagai sektor.

“SMSI ini bisa disebut sebagai UKM-nya media, karena terdiri dari media-media kecil yang mandiri dan mengoptimalkan potensi lokal tanpa bergantung pada korporasi media besar. Harapannya, langkah dan derap positif ini benar-benar dirasakan masyarakat Malang Raya,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada Agustus atau September mendatang, SMSI Malang Raya berencana menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang ditujukan bagi wartawan fresh graduate maupun wartawan yang belum memiliki lisensi profesi.

Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan jumlah wartawan berlisensi sehingga gerakan jurnalisme di Malang Raya semakin profesional, positif, dan bertanggung jawab.

Doi juga berharap kehadiran media-media di bawah naungan SMSI tidak dipandang sebagai ancaman oleh para pejabat, melainkan sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.

“Media bukan untuk ditakuti, tetapi menjadi mitra yang membantu membangun daerah melalui informasi yang akurat dan konstruktif,” tambahnya.

Sekilas, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) merupakan organisasi wadah perusahaan media siber nasional yang didirikan pada 7 Maret 2017. Sejak 29 Mei 2020, SMSI resmi menjadi konstituen Dewan Pers dan tercatat dalam Museum Rekor Indonesia sebagai organisasi media siber terbesar di dunia, dengan lebih dari 2.700 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.

Visi utama SMSI adalah mewujudkan ekosistem media digital yang sehat, mandiri, bermartabat, dan beretika, dengan misi memperkuat kapasitas media lokal, menjaga kebebasan pers, meningkatkan kompetensi jurnalistik, melawan hoaks, serta berperan aktif dalam literasi digital masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Forkopimda Malang Raya, Muspika Kecamatan Dau, jajaran pengurus SMSI Malang Raya, JMSI, AWPI, Ormas Pemuda Pancasila, Barisan Nasional Pemuda Madura, serta Bara JP Malang Raya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *