Berlangsung Happy, Muscam Golkar Sukun Kembali Tetapkan Tinik Wijayanti Sebagai Ketua PK

  • Bagikan
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Soliditas internal menjadi warna utama Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Kecamatan Sukun yang digelar di Kota Malang. Forum tersebut kembali menetapkan Tinik Wijayanti sebagai Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Sukun untuk periode lima tahun ke depan.

Dukungan penuh dari 11 pengurus kelurahan dan organisasi sayap membuat proses pemilihan berlangsung tanpa persaingan kandidat.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, mengatakan Muscam Sukun berlangsung lancar sejak tahapan awal hingga pelaksanaan sidang. Ia menyebut kekompakan kader menjadi alasan utama minimnya dinamika dalam forum tersebut.

“Alhamdulillah, Muscam kedua kali ini dengan Kecamatan Sukun berjalan dengan lancar. Kalau menurut mereka, ini happy Muscam katanya. Jadi memang sudah ada kekompakan,” ujar Djoko.

Menurutnya, dukungan kepada Tinik Wijayanti datang hampir dari seluruh unsur partai di tingkat kecamatan. Mulai dari pengurus kelurahan hingga organisasi sayap sepakat meminta Tinik kembali memimpin Golkar Sukun.

“Jadi mereka semua kompak, hampir 11 PL dan perangkat sayapnya semua mendukung Mbak Tinik maju sebagai Ketua PK Kecamatan Sukun. Dan hanya satu kandidat yang maju dan tidak ada yang lain,” katanya.

Djoko menjelaskan seluruh tahapan organisasi sudah dilaksanakan sesuai prosedur partai, mulai dari pra-Muscam, pembukaan pendaftaran, klarifikasi hingga verifikasi calon. Dengan hanya satu kandidat yang lolos, proses penetapan dipastikan berlangsung secara aklamasi.

Ia menilai kepemimpinan Tinik sebelumnya berhasil menjaga konsolidasi partai di tingkat akar rumput. Karena itu, kader di Kecamatan Sukun masih menginginkan dirinya tetap memimpin PK Golkar Sukun.

“Kita mengapresiasi pilihan teman-teman PKPL memilih kembali Bu Tini untuk memimpin PK Sukun. Saya rasa memang teman-teman sudah melihat bahwa kepemimpinan beliau sebelumnya sudah cukup berhasil,” ujarnya.

Tak hanya soal konsolidasi, Golkar Kota Malang juga mulai memetakan kekuatan politik untuk Pemilu mendatang. Kecamatan Sukun dinilai menjadi salah satu wilayah potensial untuk mendongkrak perolehan kursi legislatif.

“Potensi Sukun dua kursi kuat, cukup kuat insyaallah. Dengan soliditas ini saya rasa kita bisa meraih dua kursi di Sukun,” tegas Djoko.

Sementara itu, Tinik Wijayanti mengaku bersyukur kembali mendapatkan kepercayaan memimpin Golkar Kecamatan Sukun. Ia menyebut Muscam berjalan penuh kebersamaan dan tanpa gesekan internal yang berarti.

“Alhamdulillah, setelah rangkaian yang panjang, hari ini Muscam ke-11 Kecamatan Sukun berhasil diselesaikan. Semua peserta Muscam gembira, tidak ada dinamika yang cukup berarti,” katanya.

Tinik mengapresiasi dukungan seluruh pengurus kelurahan, organisasi sayap seperti FMPG dan KPPG, hingga organisasi masyarakat yang ikut mengawal proses Muscam. Baginya, dukungan tersebut menjadi amanah besar untuk memperkuat organisasi lima tahun ke depan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada kepercayaan teman-teman, 11 kelurahan semuanya, yang memberikan dukungan kepada saya,” ujarnya.

Pada periode kepemimpinan berikutnya, Tinik menargetkan peningkatan kekuatan politik Golkar di Daerah Pemilihan Sukun. Ia optimistis target dua kursi DPRD Kota Malang bisa diwujudkan apabila soliditas kader terus dijaga.

“Seperti yang diminta dan sudah menjadi tagline kami, insyaallah kita akan mengusahakan Dapil Sukun untuk mendapatkan dua kursi ke depannya,” katanya.

Ia juga mengungkapkan salah satu kunci harmonisnya organisasi di Kecamatan Sukun adalah komunikasi yang cair antara pimpinan dan anggota. Menurutnya, seluruh kader harus merasa dilibatkan agar target partai bisa dicapai bersama.

“Sukun happy mungkin karena semua teman-teman di kelurahan merasa diperhatikan, sehingga komunikasi berjalan dengan baik. Tidak ada sekat antara pimpinan dan anggota,” pungkasnya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *