MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum, khususnya bus.
Ini dilakukan dilakukan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman selama arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan Ramp check dilakukan terhadap armada bus yang beroperasi untuk memastikan kendaraan umum laik jalan, melalui pemeriksaan kondisi kendaraan, kelengkapan dokumen seperti uji KIR dan SIM pengemudi, serta perlengkapan darurat.
“Di sini kami sudah melakukan ramp check ke armada secara random. Alhamdulillah dari tujuh armada yang diperiksa, semuanya tidak ada kendala sama sekali,” jelasnya Selasa (10/3/2026).
Widjaja menyampaikan bahwa pemeriksaan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan acak, termasuk terhadap armada yang memiliki garasi maupun garasinya berada di Kota Malang.
“Ramp check ini memang sifatnya random, tetapi pada prinsipnya semua kendaraan yang melakukan angkutan orang maupun barang wajib sudah melakukan uji KIR. Artinya kendaraan tersebut sudah memenuhi syarat kelayakan untuk beroperasi,” bebernya.
Untuk Jumlah kendaraan yang diperiksa, Jaya memastikan bahwa jumlahnya masih berpotensi bertambah, terutama menjelang pemberangkatan program mudik gratis.
“Sangat mungkin akan ada penambahan lagi, terutama untuk kendaraan mudik gratis. Rencananya ada sembilan armada yang akan kita ramp check sebelum diberangkatkan,” katanya.
Selain itu, Dishub Kota Malang juga bersiap mendukung penerapan kebijakan pembatasan operasional angkutan barang sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mulai berlaku pada 13 Maret hingga 29 Maret 2026.
Pembatasan tersebut tidak berlaku bagi kendaraan pengangkut kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
Dishub Kota Malang akan melakukan pengawasan terhadap kendaraan angkutan berat yang melintas di jalur perkotaan.
“Apabila ada kendaraan yang masuk jalur-jalur kota dan terindikasi melanggar ketentuan tanggal pembatasan, kami akan berkoordinasi dengan yang berwenang untuk penindakannya,” pungkasnya.















