Dua Tahun Beruntun! Kota Malang Kembali Sabet IHYA 2026, Jadi Satu-satunya Pemda Peraih Penghargaan

  • Bagikan
Kota Malang meraih Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG — Konsistensi Kota Malang membangun ekosistem industri halal kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Untuk dua tahun berturut-turut, Kota Malang meraih Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Pada IHYA 2026, Kota Malang dinobatkan sebagai Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Terbaik dalam kategori Lembaga Pemerintahan yang Memberikan Dukungan Program Halal. Penghargaan tersebut diterima Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di Tangerang, Banten, Kamis (24/9/2026).

Capaian ini sekaligus mengulang prestasi Kota Malang pada IHYA 2025. Tahun lalu, Kota Malang meraih Terbaik I pada kategori dukungan program halal.

Yang membuat capaian tahun ini semakin menonjol, Kota Malang disebut menjadi satu-satunya pemerintah kabupaten/kota di Indonesia yang menerima penghargaan pada kategori tersebut dalam IHYA 2026.

Penghargaan IHYA merupakan bentuk apresiasi Kementerian Perindustrian terhadap para pemangku kepentingan yang berkontribusi dalam penumbuhan, pengembangan, dan pemberdayaan industri halal.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebut penghargaan tersebut bukan semata-mata keberhasilan pemerintah daerah. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, industri, koperasi, perguruan tinggi, dan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Malang dan masyarakat Kota Malang, kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perindustrian atas apresiasi yang diberikan. Ini menjadi bukti bahwa berbagai upaya Kota Malang dalam mendukung pengembangan produk halal mendapat perhatian di tingkat nasional,” kata Wahyu.

Pemkot Malang selama ini mendorong penguatan ekosistem halal melalui sosialisasi, pendampingan pelaku usaha, fasilitasi sertifikasi halal, penguatan legalitas, peningkatan kapasitas UMKM, hingga perluasan akses pasar.

Perguruan tinggi juga dilibatkan untuk memperkuat pendampingan UMKM, pembinaan sertifikasi halal, serta pengembangan sumber daya manusia.

Wahyu menegaskan, penghargaan tersebut justru menjadi dorongan untuk memperluas program dan meningkatkan kualitas produk halal yang dihasilkan pelaku usaha di Kota Malang.

“Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat dukungan terhadap ekosistem produk halal. Kami berharap apresiasi ini semakin memotivasi UMKM, industri, koperasi, dan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kualitas produk,” ujarnya.

Dengan raihan dua tahun berturut-turut, fokus berikutnya adalah memastikan ekosistem halal tidak berhenti pada penghargaan. Pemkot Malang mendorong agar semakin banyak pelaku usaha memperoleh sertifikasi, meningkatkan kualitas produknya, dan memiliki akses pasar yang lebih luas.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama mendukung upaya ini. Mudah-mudahan penghargaan ini menjadi energi positif untuk terus bergerak dan berinovasi, sehingga produk halal dari Kota Malang semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” pungkas Wahyu. (red)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *