MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Pada Senin (23/2/2026) malam, Ketua DPD Partai Golkar yang baru Djoko Prihatin, bersama jajaran pengurus harian berkunjung ke kediaman tokoh senior Golkar, Sofyan Edi Jarwoko di Sukun, Kota Malang,
Dalam kunjungan tersebut, Ketua dan pengurus DPD Partai Golkar Kota Mlaang menerima sejumlah pesan penting terkait soliditas dan arah perjuangan partai ke depan.
Dalam suasana hangat penuh kebersamaan, Sofyan Edi yang memimpin Golkar Kota Malang selama tiga periode (2009–2024) menegaskan bahwa kekompakan internal merupakan fondasi utama menghadapi dinamika politik yang kian kompetitif.
Dia mengingatkan, tantangan politik di Kota Malang tergolong tinggi sehingga dibutuhkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen kader tanpa terkecuali.
Menurutnya, setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) kepengurusan dan pelantikan resmi dilaksanakan, maka secara organisatoris kepengurusan baru telah sah dan memiliki legitimasi penuh dari struktur partai di tingkat provinsi hingga pusat.
Karena itu, ia meminta seluruh kader untuk memberikan dukungan total dan tidak lagi terjebak pada perbedaan internal.
“Kalau kita mencintai partai ini, berikan ruang bagi pengurus baru untuk bekerja. Proses konsolidasi, kaderisasi, hingga penyusunan program membutuhkan waktu dan dukungan bersama,” tegasnya. Senin, (23/02/2026) malam.
Mantan Wakil Wali Kota Malang periode 2018–2023 itu juga menekankan pentingnya menghadirkan kerja politik yang konkret dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Tokoh Senior Golkar itu mendorong agar peran kader di legislatif maupun aktivitas sosial kemasyarakatan semakin dioptimalkan demi menjawab berbagai persoalan publik di Kota Malang.
Sofyan Edi mengingatkan bahwa partai politik tidak boleh berjarak dengan masyarakat.
Kemampuan membaca aspirasi warga, memahami kebutuhan riil di lapangan, serta menghadirkan solusi menjadi kunci untuk membangun kembali kepercayaan publik.
Ia optimistis, kontribusi nyata akan berbanding lurus dengan peningkatan dukungan elektoral pada pemilu mendatang.
Sorotan khusus juga diberikan pada dominasi pemilih muda dalam kontestasi politik ke depan.
Ia meminta pengurus menyusun program yang adaptif dan relevan bagi kalangan milenial dan Gen Z.
Menurutnya, generasi muda harus merasa terwakili dan memiliki ruang aktualisasi di dalam partai.

Menanggapi arahan tersebut, Djoko Prihatin mengucapkan terimakasih kasih dan menyampaikan apresiasi atas nasihat dan pengalaman yang dibagikan seniornya.
“Bapak Sofyan Edi adalah guru politik, mentor, dan sesepuh bagi kami. Beliau akan terus membersamai perjuangan ini di posisi Dewan Pertimbangan, memastikan semangat inovasi kami tetap berpijak pada nilai-nilai dasar partai,” ujar Djoko Prihatin.
Djoko menegaskan komitmen kepengurusan periode 2025–2030 untuk menjadikan soliditas internal sebagai prioritas awal sebelum memperluas gerak organisasi.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan memfokuskan langkah pada konsolidasi hingga tingkat kelurahan serta memperkuat sistem kaderisasi.
Selain itu, Golkar Kota Malang berencana merancang agenda kreatif seperti pelatihan kepemudaan dan forum aspirasi terbuka guna menjaring gagasan masyarakat, khususnya generasi muda.
Djoko menambahkan, ke depan partainya akan mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan berbagai elemen masyarakat.
Golkar, kata dia, tidak hanya berorientasi pada agenda elektoral, tetapi juga ingin hadir sebagai bagian dari solusi atas beragam persoalan daerah.
“Komitmen kami jelas, Golkar harus memberi manfaat nyata dan menjadi mitra masyarakat dalam pembangunan Kota Malang,” tutupnya.
Rangkaian konsolidasi dan safari Ramadhan telah digelar DPD Partai Golkar Kota Malang di empat kecamatan, dimulai dari Blimbing, Lowokwaru, Sukun, dan Klojen.
Dan ditutup dengan kunjungan silaturahmi jajaran pengurus inti dan Fraksi Golkar Kota Malang ke kediaman Sofyan Edi Jarwoko.















