Akomodir 400 Pemudik, Warga Malang Raya Boleh Ikut Program Mudik Gratis

  • Bagikan
module: a; ?hw-remosaic: 0; ?touch: (-1.0, -1.0); ?modeInfo: ; ?sceneMode: Night; ?cct_value: 0; ?AI_Scene: (-1, -1); ?aec_lux: 42.0; ?hist255: 0.0; ?hist252~255: 0.0; ?hist0~25: 0.0; ?
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Setelah sempat terhenti akibat keterbatasan anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akhirnya kembali menyelenggarakan program mudik gratis menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Program ini terlaksana berkat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menyumbangkan sepuluh unit bus untuk memfasilitasi perjalanan pulang kampung warga.

Program mudik gratis tahun ini diperkirakan akan mengakomodir sekitar 400 pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman.

Pendaftaran akan segera dibuka melalui kanal media sosial Pemkot Malang atau Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa pendaftaran cukup dilakukan dengan menyerahkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Tidak hanya warga dengan KTP Kota Malang yang bisa mendaftar. Warga yang memiliki KTP Kota Batu dan Kabupaten Malang juga berkesempatan untuk ikut” jelasnya

“Program ini merupakan inisiatif Pemprov Jawa Timur, sehingga kami akan mengakomodir warga Malang Raya yang ingin mudik,” ujar pria yang akrab disapa Jaya.

Sementara untuk rute perjalanan, Program mudik gratis ini akan melayani ke beberapa wilayah di Jawa Timur, antara lain Madura Raya, Kabupaten Bojonegoro, Ngawi, Banyuwangi via Situbondo, Pacitan, Magetan, Trenggalek, dan Ponorogo.

Rute tersebut dipilih untuk memastikan bahwa pemudik dari berbagai daerah di Malang Raya dapat terlayani dengan baik.

“Untuk akomodasi, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan kebutuhan awak bus, semuanya akan diakomodir oleh Pemprov Jawa Timur. Jika ada kebutuhan tambahan, kami siap memenuhinya agar program ini berjalan lancar,” tambah Jaya.

Keberhasilan program mudik gratis tahun ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Selain menyediakan sepuluh unit bus, Pemprov Jatim juga menanggung biaya operasional seperti BBM dan akomodasi awak bus.

Hal ini menjadi angin segar bagi warga Malang Raya yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi.

Program mudik gratis ini juga dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan finansial.

Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi warga sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan mudik.

Sementara itu, masyarakat yang berminat mengikuti program mudik gratis dapat segera mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan, yaitu fotokopi KTP.

Pendaftaran akan dibuka dalam waktu dekat melalui media sosial resmi Pemkot Malang dan Dishub Kota Malang. Proses pendaftaran yang sederhana diharapkan dapat memudahkan warga untuk mengakses program ini.

“Kami berharap program ini dapat membantu warga Malang Raya untuk mudik dengan aman dan nyaman. Ini juga menjadi bukti komitmen kami dalam melayani masyarakat,” tutup Jaya.

Dengan adanya program mudik gratis ini, Pemkot Malang dan Pemprov Jawa Timur menunjukkan sinergi yang baik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam momen penting seperti Idul Fitri.

“Program ini tidak hanya menjadi solusi transportasi, tetapi juga wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kebahagiaan dan kesejahteraan warganya” pungkasnya

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *