Pangdam V/Brawijaya Tinjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi 001 Kodim 0818 Malang-Batu

  • Bagikan
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | MALANG – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 001 Kepanjen Kodim 0818/Malang-Batu yang ada di Kabupaten Malang, pada Jumat (3/1/2024) siang.

Turut mendamping Pangdam V/Brawijaya, Wakil Bupati Malang Drs. Didik Gatot Subroto, SH., MH., bersama Forkopimda Kabupaten Malang.

Kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan untuk peluncuran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kodim 0818/Malang-Batu.

Program Makan Siang Bergizi Gratis ini merupakan inisiatif Pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi dengan memberikan makanan bergizi kepada peserta didik dan kelompok sasaran lainnya guna meningkatkan status gizi masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan meningkatkan edukasi gizi.

Dengan adanya program ini, diharapkan pengetahuan tentang gizi dapat meningkat di kalangan peserta didik dan masyarakat secara umum.

Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan memberikan perhatian terhadap kesejahteraan warga di wilayah teritorial Kodim 0818/Malang-Batu.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menyatakan bahwa TNI akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menciptakan sinergi yang solid dalam menyukseskan program ini.

“Melalui Program MBG, kami ingin memastikan bahwa setiap warga, khususnya yang membutuhkan, bisa mendapatkan akses gizi yang baik untuk meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujar Mayjen TNI Rudy Saladin.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini diharapkan dapat mengatasi masalah gizi buruk dan meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah Kodim 0818/Malang-Batu.

Dengan dukungan penuh dari TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat, program ini diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang.

Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Malang menjelaskan bahwa bahan-bahan masakan yang digunakan mengutamakan dari dalam Kabupaten Malang sesuai penekanan dari pemerintah pusat dengan memanfaatkan potensi yang ada.

Sehingga dapat mempercepat proses produksi dan menekan harga.b” Pada saat pengiriman makanan, diharapkan para penerima dapat menikmati makanan pada pukul 09.00-10.00. untuk mempercepat pendistribusian makanan, maka satu dapur disiapkan dua kendaraan,”urai Wakil Bupati Malang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peran aktif TNI tidak hanya sebatas pada pengawasan, tetapi juga dalam memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri.

“Dengan dapur sehat, kita semua berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan akses makanan bergizi, tetapi juga peluang untuk meningkatkan produktivitas dan perekonomian warga Kabupaten Malang dapat berjalan,” pungkasnya

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *