Dari Indonesia Pusaka hingga Tilawah Tiga Bahasa, Penyandang Disabilitas Netra Warnai Pelantikan PKB

  • Bagikan
Penampilan kelompok musik Netra Band dalam pelantikan pengurus PKB Kota Malang
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG — Alunan musik, lagu kebangsaan Indonesia Pusaka, hingga lantunan ayat suci Al-Qur’an dari penyandang disabilitas netra menghadirkan suasana berbeda dalam pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang masa bakti 2026–2031.

Penampilan kelompok musik Netra Band dan peserta dari UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang itu menjadi salah satu perhatian utama dalam acara yang berlangsung di Ballroom Akasia, Hotel Savana, Kota Malang, Sabtu (17/10/2026) malam.

Bukan sekadar mengisi acara, mereka menunjukkan bahwa keterbatasan penglihatan bukan penghalang untuk berkarya, tampil percaya diri, dan mengambil bagian dalam ruang publik.

Netra Band membuka penampilan dengan membawakan sejumlah lagu. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Indonesia Pusaka, yang dilantunkan dengan penuh penghayatan dan menghadirkan suasana khidmat di tengah agenda politik tersebut.

Nuansa religius kemudian menguat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta sari tilawah dalam tiga bahasa, yakni Indonesia, Madura, dan Inggris. Rangkaian penampilan ditutup dengan lantunan selawat yang menambah kekhusyukan acara.

Kehadiran mereka sekaligus membawa pesan tentang pentingnya kesetaraan kesempatan. Penyandang disabilitas tidak semestinya hanya ditempatkan sebagai penerima perhatian, tetapi juga diberi ruang untuk menunjukkan potensi, kemampuan, dan kontribusinya di tengah masyarakat.

Ketua DPC PKB Kota Malang, Hikmah Bafaqih, menaruh perhatian pada kesempatan berkarya bagi penyandang disabilitas. Ia meminta Wali Kota Malang Wahyu Hidayat agar kelompok musik dari UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang diberi kesempatan tampil dalam berbagai agenda resmi pemerintah daerah.

Menurut Hikmah, ruang tampil seperti itu dapat membantu memperkenalkan kemampuan mereka kepada masyarakat luas sekaligus membuka peluang yang lebih besar untuk berkarya.

Apalagi, keterlibatan Netra Band dalam pelantikan tersebut memperlihatkan bahwa kelompok disabilitas memiliki kemampuan untuk tampil dalam acara formal dan menjangkau berbagai kalangan.

Semangat itu bahkan terasa sejak proses persiapan. Saat latihan, para pendamping turut menemani mereka. Kesempatan tampil di panggung pelantikan menjadi pengalaman yang membanggakan bagi para peserta.

Kebanggaan tersebut tidak hanya dirasakan oleh para penampil. Kepala UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang bahkan menyempatkan diri hadir pada malam hari untuk menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anak binaannya.

Momen itu menjadi gambaran bahwa kesempatan tampil bukan sekadar urusan hiburan. Bagi penyandang disabilitas, ruang berekspresi dan pengakuan atas kemampuan mereka memiliki arti penting dalam membangun kepercayaan diri sekaligus memperluas penerimaan sosial.

Ke depan, keterlibatan kelompok disabilitas diharapkan tidak berhenti pada satu panggung. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, partai politik, dan berbagai elemen masyarakat dapat membuka kesempatan yang lebih luas agar karya mereka semakin dikenal.

Pelantikan pengurus DPC PKB Kota Malang masa bakti 2026–2031 turut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, mantan Wali Kota Malang HM Anton dan Sutiaji, jajaran kiai, pimpinan partai politik, serta perwakilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sekretaris Jenderal DPP PKB, Dr. M. Hasanuddin Wahid, M.Hum., hadir secara langsung untuk mengukuhkan kepengurusan baru tersebut mewakili Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Di tengah agenda pergantian dan pengukuhan kepengurusan partai, penampilan Netra Band menyampaikan pesan yang melampaui seremoni politik, ruang publik akan semakin terbuka ketika setiap orang, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dan menunjukkan kemampuannya. (cha)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *