MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Moreno Soeprapto, mengajak masyarakat untuk menyampaikan kritik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara konstruktif dan tidak menjurus pada ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
Menurut Moreno, kritik terhadap kebijakan pemerintah merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi dan dapat menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan program. Namun, ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan tidak seharusnya berkembang menjadi narasi negatif yang memicu konflik di tengah masyarakat.
“Silakan memberikan masukan dan kritik terhadap program pemerintah, termasuk MBG. Tetapi jangan sampai kritik itu berubah menjadi ujaran kebencian yang justru merusak persatuan dan kebersamaan kita sebagai bangsa,” ujar Moreno saat menghadiri apel akbar dan senam bersama simpatisan MBG Malang Raya di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Sabtu (20/6/2026).
Moreno menilai, Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak-anak Indonesia. Karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengawal pelaksanaannya secara objektif dengan mengedepankan semangat gotong royong.
Ia juga mengingatkan bahwa ruang publik, termasuk media sosial, harus dimanfaatkan secara bijak. Perbedaan pendapat, lanjutnya, sebaiknya disampaikan melalui dialog dan argumentasi yang sehat, bukan melalui penyebaran informasi yang menyesatkan ataupun ujaran yang dapat memicu perpecahan.
“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi tujuan kita sama, yakni membangun Indonesia yang lebih baik. Mari menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat dan saling menghormati,” katanya.
Kegiatan apel akbar dan senam bersama simpatisan MBG Malang Raya tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat yang menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan program strategis nasional tersebut. (cha)















