Melalui Festival Jajanan Pasar, Wali Kota Malang Berharap Generasi Muda Mengenal Kuliner Lokal

  • Bagikan
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Sebagai bagian dari upaya mendukung UMKM lokal dan mempromosikan kuliner daerah. Walikota Malang Wahyu Hidayat secara resmi membuka Festival Jajanan Pasar yang digelar di pasar Klojen Kota Malang pada Rabu (23/4/2025)

Dengan mengambil tema Merayakan Rasa, Membangun Cerita, Menyatu Dalam Tradisi. Walikota Malang sangat mengapresiasi kegiatan ini yang diinisiasi oleh BI, Perbankan dan Diskoperindag Kota Malang.

Festival jajanan pasar untuk mengenalkan kuliner lokal dan menarik perhatian generasi muda ini dihadiri ketua DPRD Kota Malang, Kepala OPD, Forkopimda dan perwakilan Perbankan.

“Festival jajanan pasar ini memang harus kita lakukan. Karena selain kita ingin mengenalkan jajanan pasar, dan juga pertolongan kepada anak-anak muda yang saat ini mungkin tidak terlalu care atau tidak terlalu welcome dengan jajanan pasar” kata Wali Kota Malang

Menurut Wahyu, jajanan pasar ini punya cerita, gizinya tinggi dan ini tentu juga mempunyai kearifan lokal yang ada di Kota Malang

Dan tak kalah pentingnya, kegiatan seperti fersival jajanan pasar ini adalah program prioritas Wali Kota Malang terkait Ngalam Asyik dan Ngalam Laris.

Dan juga bagaimana jajanan pasar dengan berbagai item-item ini bisa mendatangkan orang-orang untuk datang ke pasar.

“Karena dulu, orang-orang kan enggan datang ke pasar karena bau, rame dan lain-lain. Nah, akhirnya sekarang dengan festival jajanan pasar ini menjadikan keinginan masyarakat untuk datang ke pasar” ujarnya

Dan festival jajanan pasar ini tidak hanya di satu tempat atau di pasar Klojen saja, tetapi juga akan digelar di beberapa pasar lainnya selama satu minggu.

“Dan kami ucapkan terima kasih kepada BI dan perbankan lainnya terkait dengan festival jajanan pasar ini” ucap Wahyu

Wali Kota Malang juga menyampaikan, dalam festival jajanan pasar ini jiuga sekaligus memasarkan QRIS.

“Jadi semua pedagang di pasar sudah menggunakan QRIS. Apalagi dalam satu minggu ini ada potongan 10 persen apabila pembayaran melalui QRIS” jelasnya

Sementara itu, disinggung terkait pengaturann lalu lintas dan parkir di pasar klojen, Wahyu mengatakan sudah beberapa kalai ke pasar Klojen dan oro-oro dowo.

Dan keinginan dari pedagang maupun pengunjung pasar memang kesulitan dengan parkir dan sering macet. Oleh karena itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk di kaji.

“Utamanya di hari Jumat, Sabtu Minggu di depan pasar Klojen ini akan kita tutup mulai jam 06.00 sampai jam 10.00 pagi untuk memperlancar pergerakan pengunjung” terangnya

Wali Kota Malang berharap pemanfaatan ini bisa maksimal, baik untuk pedagang maupun pengunjung pasar. Utamanya bagi kelancaran karena pasarnya sudah maju dan fasilitasnya pun juga sudah dilengkapi.

“Mudah-mudahan ini bisa memfasilitasi dan ada kenyamanan bagi orang yang datang di festival jajanan pasar” pungkas Wali Kota Malang

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *