Kementerian Sosial dan Yayasan LPI Al Hikmah Jalin Kerjasama dalam Pemanfaatan Aplikasi Sekolahku

  • Bagikan
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA BATU – Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Sosial dan Yayasan LPI Al Hikmah serta Simulasi Aplikasi Sekolahku, bersama Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul), di Ruang Multipurpose Hall (MPH) Komplek SMP-SMA Al-Hikmah IIBS Kota Batu, pada Senin (19/5) pagi.

Hadir pada kesempatan yang sama Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama beserta jajarannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Beserta Jajarannya, Jajaran Kementerian Sosial RI, Staf Khusus Menteri dan Wakil Menteri Sosial, Wali Kota Batu, Wakil Wali Kota Batu, Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib, Pembina serta Ketua Yayasan LPI Al Hikmah Surabaya beserta para pengurus.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Sosial dan Yayasan LPI Al Hikmah ini menjadi langkah awal dalam upaya memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas bagi masyarakat marginal di berbagai daerah.

Kementerian Sosial Republik Indonesia juga menjalin kerja sama dengan Al Hikmah dalam pemanfaatan Aplikasi Sekolahku, sebuah sistem e – learning inovatif karya Al Hikmah.

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyampaikan, kolaborasi ini bertujuan mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Melalui Aplikasi Sekolahku, Al Hikmah turut memperluas akses pengetahuan hingga ke pelosok negeri, membantu menjangkau keluarga-keluarga tertinggal di wilayah Indonesia.

Program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Kementerian Sosial bertujuan memberikan layanan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Dengan hadirnya Aplikasi Sekolahku dalam program ini, peserta didik akan mendapatkan akses terhadap modul pembelajaran dan tugas yang interaktif yang terstandar secara nasional” ujarnya

Menurut Gus Ipul, LPI Al Hikmah dipilih karena sistem pembelajaran di sana dinilai ada kecocokan dengan draf kurikulum yang disusun untuk Sekolah Rakyat.

Mensos berharap hal ini menjadi contoh kolaborasi produktif antara lembaga pendidikan dan pemerintah dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan bagi masa depan generasi bangsa.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *