Anggota Komisi D DPRD Malang Soroti Minimnya Informasi dan Perencanaan Pembangunan Venue Porprov IX Jatim 2025

  • Bagikan
Foto : Ginanjar Yoni Wardoyo, S.T, M.T., Anggota Komisi D DPRD Kota Malang bersam Kadisporapar Baihaqi
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Kurangnya publikasi dan perencanaan terkait pembangunan venue untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX 2025 menjadi sorotan dari Ginanjar Yoni Wardoyo, S.T, M.T., Anggota Komisi D DPRD Kota Malang.

Hal ini dikatakan Ginanjar saat Komisi D DPRD Kota Malang melakukan sidak di beberapa venue yang berada di Stadion Gajayana Malang pada Rabu (7/5/2025)

Ginanjar menyampaikan kekhawatirannya terkait ketidaktertiban jadwal pelaksanaan pembangunan, yang menyebabkan masyarakat tidak tahu kapan dimulai dan kapan proyek selesai.

“Kami menindaklanjuti arahan Pak Ketua Komisi D. Salah satu yang kami soroti adalah minimnya informasi mengenai jadwal pengerjaan venue” ujar Ginanjar

Menurutnya, masyarakat tidak tahu kapan proses pembangunan dimulai dan kapan akan selesai, sehingga menimbulkan pertanyaan yang seharusnya bisa dijawab dengan adanya publikasi yang jelas.

Ia juga menegaskan pentingnya melibatkan dinas terkait lainnya dalam persiapan Porprov, seperti Dinas Kesehatan, yang perlu dilibatkan dalam pengelolaan kesehatan dan penanganan medis selama pelaksanaan.

Menurutnya, sinergi antara berbagai OPD sangat diperlukan agar penyelenggaraan Porprov berjalan lancar.

“Bukan hanya Dinas Pemuda dan Olahraga yang menjadi leading sector, tetapi juga Dinas Kesehatan harus segera dilibatkan. Karena terkait dengan masalah penanganan kesehatan, yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam kesuksesan acara ini,” kata Ginanjar.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kesempatan besar ini juga harus dimanfaatkan untuk mengorbitkan ekonomi kreatif Kota Malang, mengingat Perda yang menggabungkan sektor olahraga dan ekonomi kreatif.

Oleh karena itu, keberhasilan Porprov Jatim IX harus diiringi dengan suksesnya sektor ekonomi.

“Ini adalah kesempatan untuk mempromosikan ekonomi kreatif kita. Jika Porprov sukses, ekonomi kreatif Kota Malang juga harus ikut berkembang,” tutupnya.

Ginanjar berharap agar pemerintah daerah segera memperbaiki perencanaan dan memperjelas informasi terkait pembangunan venue, agar tidak terjadi kebingungan di masyarakat dan persiapan dapat berjalan dengan lancar.

Sementara itu, Kepala Disporapar, Baihaqi, saat mendampingi anggota Komisi D DPRD Kota Malang menyampaikan bahwa secara kesiapan venue dan fasilitas telah mencapai lebih dari 90 persen.

“Kami bersyukur hari ini menerima kunjungan dari Komisi D DPRD Kota Malang. Ini menunjukkan komitmen luar biasa dari DPRD dalam mendukung kesiapan Kota Malang sebagai tuan rumah,” ujar Baihaqi

Baihaqi mengatakan, salah satu fokus utama adalah penyelesaian lintasan lari yang dijadwalkan rampung pada 13 Mei 2025.

Selain itu, pengerjaan fasilitas dalam stadion seperti pengecatan dan perbaikan toilet ditargetkan selesai pada 10 Juni 2025.

Pekerjaan ini dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan jadwal pelaksanaan Porprov.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *