Wagub Jatim Tinjau Progres Pembangunan Ruas Jalan Gondanglegi – Balekambang, DPUBM Usulkan Penambahan PJU

  • Bagikan
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | MALANG – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, didampingi Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, serta jajaran teknis dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga meninjau langsung progres pembangunan ruas jalan Gondanglegi–Balekambang, Kamis (9/4) siang.

Dalam agenda kunjungan yang dipusatkan di Desa Suwaru, Kecamatan Pagelaran tersebut untuk memastikan kesiapan proyek strategis sekaligus menegaskan pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten agar pembangunan berjalan sesuai target.

Ruas jalan sepanjang 30,485 kilometer dengan lebar 11 meter tersebut menjadi salah satu infrastruktur penting yang menghubungkan wilayah Malang bagian selatan.

Kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk memastikan porsi pekerjaan antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Malang dapat berjalan selaras tanpa kendala.

Sinergi lintas pemerintahan dinilai krusial agar proyek strategis tersebut dapat selesai tepat waktu.

Selain itu, Wagub Emil bersama rombongan turut meninjau pembangunan jalan penghubung sepanjang 2,9 kilometer dengan lebar 7 meter yang menghubungkan Jalan Ngambal Selorejo menuju Krisik Wlingi.

Ruas ini direncanakan akan ditingkatkan statusnya menjadi jalan provinsi sebagai bagian dari konektivitas Malang–Blitar.

Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

Wabup Lathifah berharap proyek tersebut mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Malang Selatan.

“Terima kasih kepada Mas Emil, Wakil Gubernur Jawa Timur, dan Pemerintah Pusat yang telah membantu Kabupaten Malang dalam percepatan pembangunan ruas jalan Gondanglegi–Balekambang. Diharapkan dengan pembangunan ini mampu menambah kunjungan bertambah ke titik destinasi wisata di Malang Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Emil Elestianto Dardak menjelaskan bahwa ruas Gondanglegi–Balekambang merupakan bagian dari jalur strategis Pansela (Pantai Selatan) yang membentang di Pulau Jawa.

Jalur tersebut menjadi akses penting yang menghubungkan wilayah Malang hingga perbatasan Kabupaten Blitar dan terus tersambung ke Lumajang melalui kawasan pesisir seperti Pantai Ngliyep dan Sendangbiru.

Wagub Emil juga menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program yang didukung lembaga internasional dan telah berstatus sebagai jalan nasional.

Perubahan trase sempat dilakukan karena faktor alam, termasuk dampak erupsi yang memengaruhi keamanan jalur sebelumnya.

“Program ini sangat strategis. Jangan sampai ada keterlambatan karena targetnya harus selesai sebelum Juli 2027. Wilayah yang dilalui jalan ini berpotensi besar untuk berkembang, baik dari sisi pariwisata maupun perikanan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Emil menyebutkan bahwa penetapan lokasi (Penlok) telah terbit sejak Januari dan kini memasuki tahap estimasi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), dengan target percepatan penyelesaian pada September mendatang.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, mengungkapkan pembangunan ruas jalan ini diharapkan mampu membuka akses ekonomi baru serta mempercepat pengembangan potensi wilayah Malang Selatan, khususnya di sektor pariwisata dan perikanan.

Pria yang akrab disapa Oong ini juga mengatakan bahwa DPUBM Kabupaten Malang juga telah mengusulkan penambahan penerangan jalan umum guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

“Kami telah mengusulkan tambahan PJU di setiap ruas jalan dan mengajukannya ke Kementerian PU,” ujarnya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *